Agresivitas Gol Tandang Antar Atletico Ke Final

Bayern berhasil menang 2-1 atas Atletico Madrid dalam laga leg kedua babak semifinal Liga Champions pada hari Rabu (4/5). Tetapi, adalah Atletico yang melaju ke babak final karena agresivitas gol tandang.

Sejak wasit memulai laga, tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang. Mereka berkali-kali melancarkan serangan, tetapi mampu dipatahkan oleh barisan pertahanan Atletico.

Rapatnya pertahanan Los Rojiblancos baru bisa diruntuhkan Bayern pada menit ke-31 setelah tendangan bebas Xabi Alonso, yang membentur Jose Gimenez, membuat kiper Jan Oblak terkecoh.

Dua menit berselang, Gimenez kembali melakukan kesalahan. Ia menjatuhkan Javi Martinez di dalam kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Beruntung bagi tim tamu, Oblak mampu menahan tendangan Thomas Mueller. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tepatnya pada menit ke-54, Antoine Griezmann yang lolos dari jebakan offside mampu membuat skor imbang 1-1.

Setelah gol dari Griezmann, Atletico dipaksa terus bertahan oleh Die Roten. Hasilnya, mereka kembali kemasukan pada menit ke-74 melalui sundulan Robert Lewandowski.

Atletico mendapatkan peluang emas untuk kembali mengimbangi skor enam menit menjelang waktu normal berakhir, tetapi tendangan penalti Torres mampu digagalkan oleh kiper Manuel Neuer. Hingga laga berakhir, tidak ada gol tambahan tercipta.

Hasil ini pun memastikan Atletico lolos ke partai final karena unggul agresivitas gol tandang. Mereka akan menghadapi pemenang antara Manchester City dan Real Madrid.

SUSUNAN PEMAIN

Bayern (4-1-4-1): Neuer; Lahm, Martinez, Boateng, Alaba; Alonso; Costa (Coman 73′), Mueller, Vidal, Ribery; Lewandowski.
Atletico (4-4-2): Oblak; Juanfran, Gimenez, Godin, Luis; Saul, Gabi, Fernandez (Carrasco 46′), Koke (Savic 90′); Griezmann (Partey 82′), Torres.

Comments
Loading...