Aji Santoso Izinkan Pemain Asing Persebaya Pulang

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya, Aji Santoso, sudah memberi izin ketiga pemain asing Persebaya untuk pulang. Ia juga mengizinkan pemain lainnya untuk tinggalkan Surabaya dan pulang ke kampung halaman masing-masing.

Dua penyerang asing Persebaya, David Aparecido da Silva dan Mahmoud Eid memutuskan untuk pulang ke negara masing-masing. Hal itu lantaran belum ada kepastian lanjutan Liga 1 2020 yang harus ditangguhkan guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

Sebelumnya, Aryn Glen Williams lebih dulu meninggalkan Indonesia. Pasalnya, pemerintah Australia meminta warga negaranya untuk segera tinggalkan wilayah yang terdampak virus corona. Saat ini Aryn tengah menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel yang terletak di Perth.

Aji Santoso Izinkan Pemain Asing Persebaya Pulang 2
persebaya.id

Eid membenarkan dia akan kembali ke Swedia untuk sementara waktu. Malam ini, dia dan David da Silva akan terbang kembali ke negaranya masing-masing.

“Hari ini kami berdua kembali ke negara asal kami. Saya ke Swedia dan David ke Brazil. Nantinya di Swedia saya tetap berlatih dengan personal trainer. Saya akan melakukan self quarantine di hotel selama 7-10 hari. Baru setelah itu saya bertemu dengan keluarga,” ujar Eid seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi Persebaya.

Pelatih Aji Santoso sendiri berharap kepada anak asuhnya yang memutuskan mudik agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan. Meski pulang kampung, pelatih berusia 49 tahun ini akan tetap memantau para pemain secara online.

“Saya beri kebebasan untuk pulang karena situasi yang masih belum jelas. Untuk jadwal tim kami juga mengikuti arahan dari PSSI. Saya meminta agar semua pemain bisa menjaga diri dan tetap sehat, sampai semua berkumpul lagi untuk menjalani kompetisi. Saya pun mendoakan agar kita semua bisa segera terbebas dari situasi seperti saat ini,” ucap Aji.

Skuad Persebaya mendapat libur sejak 23 Maret lalu. Beberapa pemain bahkan sudah meninggalkan Surabaya dari hari pertama tim diliburkan.