Alasan Gelandang Borneo FC Tetap Bertahan di Samarinda

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Borneo FC, Nuriddin Davronov, memutuskan untuk tetap bertahan di Samarinda selama masa krisis COVID-19 belum usai. Davronov mengatakan kalau ia tak bisa pulang ke Tajikistan karena tak diperbolehkan kembali ke sana.

Menurut Davronov, Tajikistan saat ini memang belum terkena dampak pandemi COVID-19. Namun, menurut Davronov pemerintah sudah menutup akses untuk masuk ke dalam negara tersebut untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

“Kita mempunyai waktu jeda karena virus. Saya sebenarnya ingin pulang dan Bos Nabil ingin membantu saya untuk itu. Tapi, seperti yang kita tahu bahwa seluruh dunia membatasi penerbangan dan banyak airport yang tidak beroperasi, termasuk airport Dushanbe di Tajikistan,” kata Davronov dikutip dari laman resmi Borneo FC.

Nuriddin Davronov - Borneo FC - Tajikistan - @davronov8 - covid-19
instagram.com/davronov8

“Di sana masih belum ada penyebaran virus dan tak ada yang sakit, namun mereka memilih untuk menutup perbatasan untuk membuat semuanya terkontrol. Makanya saya memilih untuk bertahan di Samarinda,” sambung Nuriddin Davronov menambahkan.

Untuk mengisi kesehariannya, Davronov mengaku sering menghabiskan waktu bersama rekan senegaranya, Javlon Guseynov. Menurut Davronov, ia sering jogging bersama serta menyantap penganan khas Tajikistan.

“Untuk mengatasi kebosanan, saya bisa mengatasinya karena ada Javlon yang juga tak pulang. Kami sering memasak barbeque khas negara kami dan juga jogging tentu saja,” papar pemain berusia 29 tahun itu.