Alasan Henderson Tak Ambil Bagian Dalam Adu Penalti Final Piala Liga

Gelandang sekaligus kapten Liverpool, Jordan Henderson, dihujani kritik lantaran tak ambil bagian dalam duel adu penalti saat menghadapi Manchester City di final Piala Liga, Minggu (28/2) malam lalu. Usut punya usut, Henderson ternyata direncanakan sebagai penendang keenam Liverpool di laga tersebut.

Dalam adu penalti tersebut, Liverpool akhirnya menyerah 1-3 dari Man. City setelah eksekusi Lucas Leiva, Philippe Coutinho, dan Adam Lallana mampu dimentahkan oleh Willy Caballero. Liverpool pun harus memendam keinginannya untuk mengangkat trofi juara.

“James Milner akan jadi penendang kelima dan bila duel penalti berlanjut, maka aku yang ada di urutan berikutnya. Susunan penendang itu merupakan keputusan manajer dan tim pelatih.”

“Tentu saja tak menyenangkan melihat orang lain mengangkat trofi juara. Aku merasa kami sudah melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan. Namun itulah sepak bola, terkadang kejam,” ujar Henderson, dilansir Liverpool Echo.

Henderson menilai bahwa The Reds memiliki momentum untuk memenangkan pertandingan saat berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1.

“Pada saat 1-1, aku merasa momentum kemenangan ada pada kami. Kami memenangkan duel perebutan bola dan menyulitkan mereka, namun hari final tersebut sepertinya bukan hari baik bagi kami.”

“Kekalahan yang sulit diterima namun kami telah memberikan seluruh kemampuan yang kami miliki di lapangan,” kata Henderson membela rekan-rekannya.

Usai kekalahan di final Piala Liga, Liverpool kembali mendapat kesempatan berjumpa Man City di Anfield dalam lanjutan Premier League tengah pekan ini.

“Situasi seperti ini juga pernah terjadi. Kami kalah dari Chelsea di final Piala Liga dan sepekan kemudian kami menang 4-1 atas mereka.”

“Bila kami berhasil mengulang hal tersebut tentunya akan sangat menyenangkan. Namun yang mesti diingat, hal tersebut tetap tidak akan menutupi kekecewaan karena kalah di laga final.”

Jordan HendersonLiverpoolLiverpool vs Manchester Citypiala liga