Alasan Robin van Persie Ogah Jadi Mualaf Meski Beristri Muslimah

Football5star.com Indonesia – Sudah sejak lama para penggemar bertanya-tanya mengenai apa agama Robin van Persie. Tidak sedikit yang mengira Van Persie merupakan seorang mualaf setelah beristri wanita beragama Islam. Ternyata tidak. Robin van Persie memilih bertahan dengan kepercayaan agnostik yang dianutnya.

Perkawinan dengan wanita berdarah Maroko-Belanda, Bouchra Elbali, memang sempat memunculkan kabar bahwa Van Persie telah ikut memeluk Islam. Kenyataannya tidak demikian. Mantan penyerang Arsenal, Manchester United, dan Feyenoord itu memilih tak mengikuti agama yang dianut istrinya.

Bouchra & Robin van Persie Islam Agnostik Muslim - zimbio
Istimewa

“Itu tidak benar (menjadi mualaf). Saya bukan seorang Muslim. Saya telah dibesarkan secara bebas. Jika Anda ingin menjadi seorang Muslim, itu harus datang dari hati. Saya tidak akan melakukannya hanya untuk menyenangkan istri saya,” kata Van Persie seperti dikutip Football5star.com dari Dutch Football beberapa waktu silam.

Sejak lahir, Van Persie dibesarkan di lingkungan keluarga yang menganut paham Agnostik. Van Persie mengungkapkan bahwa dirinya tidak menganut Islam seperti sang istri. Bukan pula Kristen atau Yahudi.

Sempat Ditentang Calon Mertua Karena Beda Keyakinan

Akibat keyakinannya pula, Robin van Persie mengaku awal perjalanan cintanya sempat mengalami kendala. Kisah cinta dengan Bouchra terjalin saat mereka masih tinggal di Rotterdam. Van Persie kala itu masih memperkuat Feyenoord.

Perkenalan mereka terjadi melalui jasa makcomblang. Usia Van Persie waktu itu masih 19 tahun. Bouchra adalah cinta pertamanya. Sayangnya, orang tua Bouchra tidak setuju anaknya dipacari RVan Persie. Salah satu alasan utamanya adalah soal keyakinan. Mereka tak seagama.

“Pihak orang tua Bouchra saat itu tidak setuju, anaknya saya pacari,” tutur Robin van Persie.

Bouchra & Robin van Persie Islam Agnostik Muslim - vi-nl
vi.nl

Bouchra berasal dari keluarga besar Elbali asal Maroko, penganut Islam yang taat. Sementara Van Persie besar dalam lingkungan keluarga penganut Agnostik.

Tak hanya itu. Keluarga Bouchra tahu Robin van Persie memiliki latar belakang yang kurang baik. Dia kerap bikin ulah sejak remaja. Ketika masih sekolah di SMA, nyaris setiap hari dihukum karena kebandelannya.

Meski begitu, Van Persie tak menyerah begitu saja. Selama hampir 2 tahun, dia berusaha mendekati Bouchra Elbali dan meyakinkan keluarga besarnya. Upayanya ternyata berbuah manis. Van Persie akhirnya mendapat restu.

Setelah menikah, Robin van Persie mengajak sang istri tinggal di Distrik Hampstead di kawasan utara London. Waktu itu, Robin baru dikontrak Arsenal.

Meski rumah tangganya sempat dilanda kabar perselingkuhan, Bouchra memaafkan Van Persie. Sampai akhirnya, mereka dikaruniai dua anak Shaqueel dan Dina Layla.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More