Alba Palacios, Pesepak Bola Transgender Pertama di Spanyol

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Di tengah tekanan sosial bagi rekan-rekan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender), Alba Palacios datang membawa angin segar. Pesepak bola perempuan berusia 33 tahun ini baru saja menjadi pemain transgender pertama di Spanyol. Sebelumnya, Alba adalah pesepak bola pria bernama Alvaro.

Alba dahulu adalah pria dengan nama Alvaro. Dia mulai bermain bola sejak usia 10 tahun. Kala itu, dia bermain bagi Pozuelo de Alarcon, lalu berlaga di Divisi Tercera Spanyol. Sempat berhenti bermain sepak bola, Alvaro kemudian bergabung bersama klub bernama K-2 dan setelahnya ia melakukan terapi hormon. Sejak kecil, dia selalu merasa terlahir sebagai perempuan di tubuh laki-laki.

Setelah selesai terapi hormon, dia kemudian memutuskan kembali bermain sepak bola sebagai perempuan. Hal ini terwujud kala ia menjalani debut sebagai pesepak bola transgender bersama Las Rozas CF. Di debutnya, dia main sejak menit pertama dan cetak gol pada menit ke-20.

“Rasanya seperti melayang di udara. Seusai mencetak gol, saya tidak tahu harus bagaimana. Tapi setelah beberapa detik mengalami shock, saya berlari untuk selebrasi bersama tim pelatih, rekan setim, dan para suporter,” ujar Alba dikutip dari TVE.

Alba Palacios bisa bermain di kompetisi perempuan berkat andil Madrid Football Federation. Sebelumnya, ia sudah terdaftar di asosiasi pemain sebagai Alvaro, namanya semasa ia masih menjadi laki-laki. Setelah terapi hormon, dia mendaftarkan diri sebagai pesepak bola perempuan dan federasi sepak bola Madrid sangat terbuka untuk membantunya. Ini tentu suatu hal yang layak diapresiasi setinggi langit.

Alba
Foto: RTVE.es

“Mereka (Madrid Football Federation) membuat ini menjadi nyata. Mereka mengizinkan saya bermain di Liga Perempuan walau saya belum dua tahun penuh menjalani terapi hormon. Jadi, ya, saya sangat berterima kasih dan bersyukur dari hati saya yang paling dalam. Ini adalah keadilan yang paling sempurna bagi komunitas transgender di Spanyol,” tambah Alba lagi.

Comments
Loading...