Allegri Minta Juve Lampiaskan Amarah di Derby Turin

Juventus hampir dipastikan sedang kecewa berat usai disingkirkan Bayern Munich di Liga Champions. Oleh karenanya Si Nyonya Tua diminta oleh pelatihnya, Massimiliano Allegri, bangkit dan melampiaskan amarahnya di laga derby kontra Torino.

Menghadapi Bayern di leg kedua babak 16-besar Liga Champions, Kamis (17/3) dini hari WIB kemarin, Juve sebenarnya dalam posisi menguntungkan karena mampu unggul 2-0 di babak pertama.

Itu artinya mereka unggul agregat 4-2 sebelum petaka dimulai pada menit ke-72 ketika Robert Lewandowski memperkecil skor jadi 1-2. Selanjutnya, Thomas Mueller memaksa laga lanjut ke extra time usai membuat gol di menit ke-90.

Juve yang mentalnya kadung jatuh terlebih dulu akhirnya kebobolan dua gol tambahan lewat Thiago Alcantara dan Kingsley Coman. Juve kalah 2-4 dan tersingkir dengan agregat total 4-6.

Juve pun gagal mengulang suksesnya musim lalu melaju ke final dan bisa dibilang ini merupakan pukulan telak bagi mereka. Apalagi Bianconeri sebenarnya sedang dalam tren positif belakangan ini.

Maka dari itu, Juve pun diminta oleh Allegri agar lekas bangkit dan tak makin terpuruk yang bisa mengancam peluang juara di Serie A dan Coppa Italia. Kemenangan harus segera diraih, dimulai saat duel dengan Torino akhir pekan ini.

“Untuk menjadi hebat Anda butuh lekas bangkit setelah momen seperti laga kontra Bayern, menerima kekalahan dan bertarung lagi,” tutur Allegri seperti dikutip Soccerway.

“Kami tidak boleh biarkan kegagalan di Liga Champions mempengaruhi mental kami. Tidak boleh menengok ke belakang lagi – hasil hari Rabu (16/3) kemarin tidak bisa diubah, Derby della Mole adalah salah satu langkah penting meraih titel juara,” sambungnya.

“Kami dalam kondisi fisik bagus usai laga hari Rabu. Berbicara soal psikis, kami hanya perlu sedikit menyegarkannya,” demikian dia.