Ancaman Carlos Bilardo bagi Timnas Argentina di Piala Dunia 1990

Football5Star.com, Indonesia – Skuat timnas Argentina tak akan pulang andai tersingkir pada fase grup Piala Dunia 1990. Demikian ancaman pelatih Carlos Bilardo. Hal itu diungkapkan anggota skuat La Albiceleste kala itu, Pedro Troglio.

Hari ini, 8 Juni 2020, bertepatan dengan 30 tahun “tragedi” timnas Argentina di Piala Dunia 1990. Membuka turnamen sebagai juara bertahan, Diego Maradona cs. takluk 0-1 di tangan tim kuda hitam, Kamerun. Kekalahan itu termasuk salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

Mengenang peristiwa itu, Pedro Troglio teringat pada ancaman Carlos Bilardo. Pria yang sekarang berumur 54 tahun itu mengungkapkan, sang pelatih sangat kecewa dan gusar. “Dia menilai itu sungguh sesuatu yang sangat buruk,” kata Troglio seperti dikutip Football5Star.com dari Telam.

Lebih lanjut, eks gelandang la Albiceleste itu mengungkapkan ancaman yang dilontarkan Bilardo setelah kekalahan itu. Dia membenarkan kisah sang pelatih lebih memilih mati dengan menerjunkan peswat ke laut ketimbang tersingkir pada fase grup Piala Dunia 1990.

Pedro Troglio merayakan golnya bagi timnas Argentina saat mengalahkan Uni Soviet.
Getty Images

“Di ruang ganti Stadion Giuseppe Meazza, dia tak bicara sepatah kata pun. Namun, ketika kami tiba di Trigoria, dia mengumpulkan kami di sebuah ampiteater dan mengatakan kami harus mengalahkan Uni Soviet. Dia tak ingin kembali ke Argentina bila terisisih pada babak pertama,” urai Troglio.

Lebih lanjut, Troglio mengungkapkan, “Dia (Bilardo) akan masuk ke kabin pesawat, mengambil alih kendali dari pilot, dan menerjunkan pesawat ke tengah samudera.”

Ancaman itu terdengar seperti lelucon. Namun, skuat La Albiceleste tetap saja ketakutan. Mereka tahu betul Bilardo tak pernah main-main dengan ucapannya. “Kami tertawa sedikit. Namun, karena Narigon mampu melakukan apa pun, itu tak terdengar lucu bagi kami,” ujar dia.

Ancaman Carlos Bilardo itu pun terbukti ampuh membangkitkan timnas Argentina. Pada laga berikutnya, mereka menang 2-0 atas Uni Soviet. Troglio membuka skor dengan sundulannya menyambar umpan Julio Olarticoechea. Pada akhirnya, mereka lolos ke final, tapi takluk 0-1 dari timnas Jerman Barat.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More