Ancelotti, Guardiola, Solskjaer, Siapa yang Lebih Baik?

Football5Star.com, Indonesia – Ole Gunnar Solskjaer terus menunjukkan tangan dinginnya. Sabtu (19/1/2019), dia mencetak rekor selalu menang dalam enam laga awal bersama Manchester United di English Premier League (EPL). Itu pun menyamai rekor Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola.

Sebelum Solskjaer pada periode keduanya ini, Ancelotti dan Guardiola adalah pemegang rekor enam kemenangan beruntun pada awal kiprah di Premier League. Ancelotti bersama Chelsea pada 2009-10, sedangkan Guardiola pada 2016-17.

Lalu, siapa sebenarnya pemilik start yang lebih baik di antara ketiga manajer yang sama-sama berasal dari luar Britania tersebut? Berikut ini, Football5Star.com menyajikan perbandingan start ketiganya.

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti mengemas enam kemenangan beruntun pada awal musim 2009-10 bersama Chelsea.
premierleague.com

Carlo Ancelotti memulai petualangan di Premier League saat diangkut Chelsea pada musim 2009-10. Itu merupakan petualangan pertamanya di luar Italia. Sebelumnya, selama 14 tahun, dia berkiprah dengan klub-klub Italia.

Datang dengan reputasi apik sebagai pelatih bertangan dingin semasa di AC Milan, Ancelotti memulai kiprah di Premier League dengan enam kemenangan beruntun. Dia membawa Chelsea menekuk Hull City, Sunderland, Fulham, Burnley, Stoke City, dan Tottenham Hotspur.

Dalam enam kemenangan tersebut, The Blues mengemas 15 gol dan hanya kebobolan tiga gol. Didier Drogba cs. setidaknya mencetak dua gol dan tak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam setiap laga itu. Tiga clean sheet melengkapi start apik tersebut.

Pep Guardiola

Pep Guardiola cetak enam kemenangan beruntun pada awal musim 2016-17 bersama Manchester City.
rediff.com

Setelah sukses bersama Barcelona dan Bayern Munich, Pep Guardiola mendarat di Premier League pada musim 2016-17. Keberadaannya di sepak bola Inggris bak pemenuhan takdir. Sejak meninggalkan Barcelona, dia memang selalu dikaitkan dengan beberapa klub Premier League.

Seperti Ancelotti, Guardiola datang dengan reputasi sebagai pelatih juara. Bedanya, tak seperti Ancelotti yang hanya teruji di negerinya, Guardiola sudah membuktikan diri andal juga di luar negeri saat menangani Bayern.

Pelatih asal Katalonia itu memulai kiprahnya di Premier League bersama Manchester City dengan kemenangan 2-1 atas Sunderland. Selanjutnya, The Cityzens dibawanya mengalahkan Stoke City, West Ham United, Manchester United, Bournemouth, dan Swansea City.

Dalam enam kemenangan beruntun itu, anak-anak asuh Guardiola berhasil melesakkan 17 gol dan kebobolan lima gol. Seperti Chelsea bersama Ancelotti, Man. City bersama Guardiola juga selalu mengemas setidanya dua gol dan tak pernah kebobolan lebih dari satu gol. Namun, hanya satu clean sheet yang mampu dicapai.

Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer membukukan enam kemenangan pada awal kiprahnya di manchester United pada 2018-19.
manchestereveningnews.co.uk

Berbeda dengan Ancelotti dan Guardiola yang datang pada awal musim, Ole Gunnar Solskjaer memulai kiprahnya di Premier League 2018-19 pada pertengah musim. Dia menggantikan Jose Mourinho hanya sepekan sebelum Natal 2018.

Perbedaan lain, Solskjaer tak punya reputasi mentereng. Namun, dia punya pengalaman di Premier League. Selain pernah memperkuat Manchester United, dia juga sempat menangani Cardiff City.

Datang di tengah pro dan kontra, Solskjaer tampil apik pada periode keduanya berkiprah di Premier League. Dia membawa Red Devils menang atas Cardiff City, Huddersfield Town, Bournemouth, Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Brighton & Hove Albion.

Tak seperti Ancelotti dan Guardiola, Solskjaer sempat hanya menuai kemenangan 1-0 bersama Manchester United. Namun, tim asuhannya mampu menyamai catatan tak pernah kebobolan lebih dari satu gol. Total, Red Devils mencetak 17 gol dan kebobolan empat kali dalam enam laga berutun.

Perbandingan Statistik Dalam 6 Kemenangan Beruntun

AncelottiGuardiolaSolskjaer
Gol151717
Kebobolan354
Clean Sheet312
Lawan Kuat111

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More