Andai Liga 1 2020 Dibatalkan Sejak April, Klub Tak Akan Bingung

Football5Star.com, Indonesia – Tak jelasnya nasib Liga 1 2020 sudah pasti bikin klub dan pemain kini merasa kebingungan. Andai saja sejak April lalu PSSI memutuskan Liga 1 dibatalkan, kondisinya tentu tak akan seperti ini.

Pendapat itu disampaikan oleh bos Madura United, Achsanul Qosasi, yang menilai kini banyak klub merana di tengah ketidakpastian kompetisi. Meski seluruh klub sudah sepakat Liga 1 dilanjutkan, tapi nyatanya izin kepolisian pun tak ada di tangan.

Kalau sudah begini, kata Achsanul, klub dan pemain yang menjadi korbannya. Saat ini, klub jelas bingung karena tak ada pemasukan dan sudah terlanjur renegosiasi kontrak dengan pemain. Mereka jelas berharap Liga 1 2020 ada kejelasan.

“Seandainya kompetisi Liga 1 diputus dihentikan sejak April 2020. Mungkin klub dan pemain tidak sebingung sekarang, Karena saat itu ada Keppres COVID no.12/2020 sebagai bencana nasional,” tulis Achsanul Qosasi dalam Instagram pribadinya.

“Sekarang kontrak sudah direvisi, Liga 1 tidak jelas. Tak mungkin klub batalkan kontrak dengan alasan tidak dapat izin,” sambung Achsanul.

Sekarang, kata Achsanul, klub jelas menunggu keputusan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal nasib Liga 1. Karena mereka jua tak mau nantinya bermasalah dengan pemain gara-gara ketidakjelasan ini.

“BNPB setuju, PSSI setuju, klub setuju, pemain setuju, sponsor setuju, suporter legowo. Tapi si Izin tak setuju demi kita semua. Tinggal klub dan pemain yang bingung, bagaimana menutup kontrak dengan baik,” tutup Achsanul.

Achsanul QosasiLiga 1 2020Madura United