Andai Liga 1 Dihentikan, Deja Vu Persija dengan Skuat Bintang

Football5Star.com Persija Jakarta seperti mengalami Deja Vu andai Liga 1 diberhentikan. Sebab, mereka pernah membentuk skuat bintang juga pada 2015 tapi kala itu kompetisi dihentikan karena alasan force majeure.

Pada 2015, Macan Kemayoran memang berbenah dan melakukan perombakan habis-habisan dalam skuatnya. Mereka membentuk skuat yang bertabur bintang seperti Martin Vunk (Estonia), Yevgeni Kabayev (Rusia) serta dari Amerika Latin bek Alan Aciar (Argentina).

Belum lagi pemain-pemain lokal yang menterang. Mulai dari Greg Nwokolo, Stefano Lilipaly, Abduh Lestauhu, Alfin Tuassalamony, Rendy Irawan, hingga Adam Alis. Mereka jua diasuh pelatih sekaliber Rahmad Darmawan

Andai Liga 1 Dihentikan, Deja Vu Persija dengan Skuat Bintang

Akan tetapi, saat itu kompetisi harus dihentikan saat kompetisi baru berjalan tiga pekan yang membuyarkan semuanya. Kompetisi berhenti karena dianggap ada ikut campur pihak luar. Bak Deja vu, Persija kala itu jua baru menjalani dua pertandingan meski menelan satu kekalahan, dan sekali imbang.

Kondisinya sama persis dengan musim ini. Macan Kemayoran membentuk skuat bintang dengan mendatangkan sejumlah nama tenar, mulai dari Marco Motta, Marc Klok, Evan Dimas, hingga Osvaldo Haay. Mereka jua mendatangkan pelatih kenamaan asal Brasil, Sergio Farias yang pernah sukses besar di Korsel.

Saat ini, Persija jua baru menjalani dua pertandingan setelah kompetisi ditangguhkan pada pekan ketiga. Bedanya, dalam dua laga awal Persija meraih satu kemenangan dan sekali imbang.

Tentu, semua berharap kompetisi bisa dilanjutkan dan virus corona COVID-19 diangkat dari muka bumi. Karena, PSSI sendiri sudah memutuskan status force majeure. Kalau sampai pemerintah memperpanjang status darurat pada 29 Mei, maka Liga 1 terpaksa dihentikan.

Berikut Skuat Persija 2015 dan 2020:

2015:
Kiper:
Andritany Ardhiyasa, AAdixi Lenzivio, Reky Rahayu.

Bek: Vava Mario Yagalo, Syaiful Indra Cahya, Ambrizal, Ismed Sofyan, Alan Aciar, Abduh Lestaluhu, Gunawan Dwi Cahyo.

Tengah: Alfin Tuasalamony, Stefano Lilipaly, Martin Vunk, Mahardiga Lasut, Rendi Irawan, Amarzukih, Novri Setiawan, Abdul Rohman Lestaluhu, M. Ilham, Adam Alis Setyano.

Depan: Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas, Andro Levandri, Yevgeni Kabaev.

Pelatih: Rahmad Darmawan

2020:
Kiper: Andritany Ardhiyasa, Shahar Ginanjar, Adixi Lenzivio, Rizky Sudirman

Belakang: Ismed Sofyan (kapten), Novri Setiawan, Ryuji Utomo, Otavio Dutra, Maman Abdurrahman, Tony Sucipto, Rezaldi Hehanussa, Hamra Hehanussa, Resky Fandi, Alfath Fathier, Marco Motta

Tengah: Marc Klok, Sandi Sute, Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Evan Dimas, Braif Fatari, M Alief Ramadhian, Adrianus Dwiki.

Depan: Riko Simanjuntak, Heri Susanto, Marko Simic, Osvaldo Haay Taufik Hidayat

Pelatih: Sergio Farias