Ander Herrera: Manchester United Tak Pernah Mencintaiku!

Football5Star.com, Indonesia – Matchday I fase grup Liga Champions 2020-21 jadi momen spesial bagi Ander Herrera. Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) itu akan bersua dengan mantan klubnya, Manchester United. Sebelum hengkang pada musim lalu, dia sempat lima musim membela Red Devils.

Jelang laga PSG vs Man. United di Stadion Parc des Princes, nostalgia Ander Herrera di Old Trafford dikuak kembali. Pemain asal Spanyol itu memberikan sebuah pengakuan mengejutkan. Dia merasa tak pernah dicintai oleh Red Devils.

Hal itu dirasakan Ander Herrrera setelah melewati tiga musim di Old Trafford. “Setelah musim ketiga ketika aku jadi pemain terbaik dan mendapatkan respek dan cinta dari para fan, aku tak merasa dicintai oleh klub,” kata dia seperti dikutip Football5Star.com dari The Telegraph.

Ander Herrera dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Manchester United musim 2016-17.
thebusbybabe.sbnation.com

Kekecewaan Herrera itu terkait negosiasi kontraknya dengan Manchester United. Dia merasa tak dihargai dan bahkan diperlakukan tak sementinya. Padahal, dia telah menunjukkan peran vital pada musim ketiganya berseragam Red Devils.

“Sudah bukan rahasia, aku bernegosiasi lebih dari satu tahun. Sebetulnya aku mengharapkan lebih dari manajemen setelah musim ketigaku ketika aku jadi pemain terbaik. Namun, mereka tak datang pada musim panas itu. Mereka bahkan tak menghubungiku sama sekali. Itu sangat menyakitkan bagiku karena aku merasa telah memberikan segalanya,” urai Herrera.

Herrera memahami sepenuhnya kebijakan Man. United untuk melakukan perombakan tim dan peremajaan. Namun, dia merasa seharusnya ada perlakuan yang lebih baik kepada dirinya yang tak lagi masuk kriteria tapi masih menunjukkan performa apik.

Herrera Tak Dendam kepada Siapa Pun

Meskipun demikian, Ander Herrera menegaskan dirinya sama sekali tak menyimpan dendam kesumat. Hal itu berlaku pula untuk Ed Woodward, CEO Manchester United. Dia mengaku tetap menaruh respek kepada semua orang di manajemen Man. United.

Ander Herrera hampir meraih lima trofi pada musim pertamanya di Paris Saint-Germain.
Getty Images

“Aku menaruh respek sangat besar kepada Ed Woodward, juga kepada dewan direksi. Mereka selalu memperlakukanku secara fantastis. Aku tahu mereka menginginkan hal terbaik bagi Manchester United. Dalam kehidupan dan di semua perusahaan di dunia, perbedaan pandangan selalu ada dan aku menghormati itu,” ujar Herrera lagi.

Lebih lanjut, gelandang berumur 31 tahun itu mengungkapkan, “Jika bertemu, aku akan memberikan pelukan kepada Ed. Kami hanya berbeda pendapat soal Manchester United dan, menurutku, tentang hal yang seharusnya dilakukan oleh klub.”

Musim lalu, Ander Herrera akhirnya meninggalkan Manchester United dengan status bebas transfer. Dia bergabung dengan Paris Saint-Germain dan hampir memboyong semua trofi. Di Prancis, Les Parisiens menjuarai Ligue 1, Coupe de France, Coupe de la Ligue, dan Trophee des Champions. Namun, mereka gagal juara Liga Champions karena kalah 0-1 dari Bayern Munich pada laga final.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More