Andrea Pirlo adalah Perjudian Lain Juventus di Mata Zaccheroni

Football5Star.com, Indonesia – Langkah Juventus menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih baru disikapi skeptis oleh Alberto Zaccheroni. Pelatih senior itu menyebut langkah tersebut sebagai perjudian yang sama dengan saat mereka menunjuk Maurizio Sarri pada awal musim 2019-20.

Zaccheroni meragukan kapasitas Pirlo dalam menangani Juventus, terutama dalam mengendalikan ruang ganti. Menurut dia, itu adalah hal yang sangat penting dan mendasar. Masalahnya sekarang, Pirlo belum memiliki pengalaman soal itu.

“Di sepak bola, selalu ada risiko ketika Anda melakukan perubahan. (Penunjukan) Sarri adalah perjudian, demikian pula halnya dengan Pirlo. Benar bahwa Juventus punya staf berkualitas tinggi, tapi komponen-komponen lain diperlukan untuk menangani tim,” kata Alberto Zaccheroni kepada Rai Due seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Andrea Pirlo harus mampu mengendalikan ruang ganti Juventus yang diisi banyak pemain senior.
newsbeezer.com

Pelatih yang sempat menangani timnas Jepang itu menambahkan, “Tahun ini, Juventus juara berkat kualitas para pemainnya. Bersama Pirlo, klub berharap melihat permainan yang tak ditunjukkan saat Sarri bertugas. Selain itu, dia juga diharapkan bisa memegang semua pemain. Kita tak yakin Pirlo tahu caranya karena dia belum pernah melakukannya.”

Tugas Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Juventus memang tidaklah ringan. Dia terutama sekali diharapkan dapat mewujudkan harapan yang gagal diejawantahkan oleh Maurizio Sarri. Itu adalah meraih sukses, terutama di Liga Champions, dengan permainan indah.

Selesaikan PR Maurizio Sarri

Bersama Sarri, Juventus gagal mewujudkan kedua hal itu. I Bianconeri memang masih mampu menjuarai Serie A. Namun, itu pun dengan sejumlah catatan miring, terutama di sektor pertahanan. Pada akhir musim, mereka hanya unggul satu poin dari Inter Milan.

Hal yang tak kalah krusial bagi Pirlo adalah tugas meremajakan tim. Setelah Juventus disingkirkan Olympique Lyon pada babak 16-besar Liga Champions, Presiden Andrea Agnelli jelas-jelas mengungkapkan skuat I Bianconeri sudah terlalu tua.

Di skuat musim 2019-20, tercatat 11 dari 24 pemain Juventus berumur 30 tahun ke atas. Bahkan, Gianluigi Buffon sudah berumur 42 tahun, sedangkan Giorgio Chiellini dan Cristiano Ronaldo berumur 35 tahun. Sialnya, kebanyakan dari para pemain gaek itu masih jadi andalan tim. Inilah tantangan berat bagi Andrea Pirlo dalam melakukan peremajaan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More