Andrea Pirlo: Alvaro Morata Pingsan Begitu Pertandingan Usai

Football5Star.com, Indonesia – Andrea Pirlo menjelaskan pilihannya tak memasang Alvaro Morata sebagai starter saat Juventus takluk 1-2 di kandang FC Porto. Menurut dia, pilihan itu diambil secara terpaksa dengan mempertimbangkan kondisi sang pemain.

Alvaro Morata hanya berada di bangku cadangan saat Juventus mengawai laga leg I babak 16 besar Liga Champions di kandang Porto, Kamis (18/2/2021) dini hari. Dia baru masuk menggantikan gelandang Weston McKennie pada menit ke-63.

Meskipun hanya tampil 27 menit, Morata memberikan perbedaan. Salah satu buktinya, dia mampu melepaskan 3 tembakan, sama dengan Federico Chiesa yang tampil penuh. Legenda Juventus, Alessandro Del Piro, mengakui pengaruh sang striker.

Andrea Pirlo mengaku terpaksa mencadangkan Alvaro Morata pada laga FC Porto vs Juventus.
Getty Images

“Morata memberikan kejutan positif dalam hal energi dan ancaman. Juve kekurangan ide di lapangan,” kata Alessandro Del Piero kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Lalu, mengapa Morata baru tampil pada menit ke-63? Pirlo memberikan penjelasan selepas pertandingan. “Dia tak dalam kondisi terbaik. Sejak sembuh dari flu, dia belum benar-benar fit. Dia masih agak sakit,” urai dia.

Pirlo lantas menunjukkan bukti kondisi Morata yang tak prima. “Dia masuk pada saat dibutuhkan. Namun, setelah pertandingan usai, dia terkapar. Dia pingsan. Dia tak dalam kondisi terbaik,” urai pelatih berumur 41 tahun tersebut.

Morata Tersubur di Juventus

Alvaro Morata mampu melepaskan 3 tembakan dalam 27 menit saat Juventus kalah 1-2 dari FC Porto.
Getty Images

Keterangan Andrea Pirlo itu terbilang mengejutkan. Pasalnya, Alvaro Morata tampil penuh saat Juventus kalah 0-1 dari Napoli, akhir pekan lalu. Artinya, sang striker baru terkena flu dalam 3 hari terakhir. Keberadaannya di skuat saat melawat ke Do Dragao pun diduga agak dipaksakan.

Kondisi Morata tentu diharapkan Pirlo segera membaik. Pasalnya, striker asal Spanyol itu jadi andalan di lini depan Juventus pada Liga Champions musim ini. Dalam 6 laga fase grup, dia hampir selalu jadi starter. Dia hanya sekali tampil sebagai pengganti, yaitu saat I Bianconeri menang 2-1 atas Ferencvaros pada matchday IV.

Kepercayaan Pirlo itu dijawab tuntas oleh Alvaro Morata. Dia mampu mendulang 6 gol sepanjang fase grup. Dalam dua pertemuan dengan Barcelona saja dia tak mencetak gol. Itu menjadikan dia pemain tersubur Juventus dengan unggul 2 gol atas Cristiano Ronaldo.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More