Andrey Arshavin Ungkap Penyesalan Terbesarnya Bersama Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Legenda asal Rusia, Andrey Arshavin mengaku memiliki satu penyesalan besar dalam kariernya bersama raksasa Inggris, Arsenal. Penyesalan tersebut ialah, kegagalan Arshavin untuk membawa trofi ke London Utara.

Arshavin mendarat di Arsenal pada bursa transfer musim dingin tahun 2008. Selama empat setengah tahun bermain untuk The Gunners, Arshavin berhasil mengumpulkan 31 gol dan 46 assist dari total 145 penampilannya di semua kompetisi.

“Satu-satunya penyesalan saya adalah, gagal mempersembahkan trofi untuk Arsenal. Terutama di ajang Piala Liga tahun 2011 ketika kami kalah dari Birmingham City yang musim itu terdegradasi dari Premier League,” kata Andrey Arshavin kepada 888 Sport.

Andrey Arshavin - Arsenal - Sky Sports
Sky Sports

Lebih lanjut, Arshavin mengungkapkan sebab kegagalan Arsenal meraih trofi bergengsi. Menurut pria 38 tahun itu, The Gunners kesulitan untuk meraih gelar karena sering melepas pemain-pemain pentingnya.

“Masalah terbesar di Arsenal adalah, kami selalu kehilangan pemain-pemain penting. Pertama Cesc Fabregas, lalu Samir Nasri dan terakhir Robin van Persie. Mungkin, jika ketiga pemain itu berhasil dipertahankan dua atau tiga tahun lebih lama, kami bisa meraih gelar juara,” tutur Arshavin.

Di tahun terakhirnya bersama The Gunners, Arshavin sempat dibekukan dari tim utama. Ia akhirnya memutuskan untuk kembali ke Zenit St Petersburg pada tahun 2012. Setelah itu, ia sempat bermain untuk FC Krasnodar dan Kairat Almaty sebelum pensiun di tahun 2018.