Angel Di Maria Heran Terus-menerus Dianaktirikan Lionel Scaloni

Football5Star.com, Indonesia – Beberapa waktu lalu, Lionel Scaloni mengumumkan 30 pemain yang dipanggil ke timnas Argentina untuk lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Di sana lagi-lagi tak ada nama winger Paris Saint-Germain (PSG), Angel Di Maria.

Putusan Scaloni itu memang tidaklah mengejutkan, tapi tetap saja terasa sangat menyakitkan bagi Di Maria. Dia tak habis pikir pelatih timnas Argentina itu tetap menganaktirikannya meskipun performanya bagus bersama PSG. Salah satunya, dia mampu membawa Les Parisiens ke final Liga Champions.

“Aku tak dapat menemukan penjelasan. Sungguh sulit bagiku menerimanya. Jujur saja, aku kehabisan kata-kata karena timnas adalah satu-satunya hal terbaik bagi pemain mana pun,” ujar Angel Di Maria kepada Closs Continental seperti dikutip Football5Star.com dari Infobae. “Aku tak dapat menjelaskan dan tak mendapatkan penjelasan dari siapa pun.”

Getty Images

Hal yang menambah luka hati, Di Maria merasa sudah bekerja sangat keras untuk menarik perhatian Scaloni dan kembali memperkuat timnas Argentina. Namun, segala usaha untuk menjadi yang terbaik di PSG ternyata sia-sia belaka.

“Aku melakukan segalanya di klub. Aku berjuang keras di setiap laga dan sesi latihan, coba menjadi satu dari 11 pemain utama di tim penuh bintang. Itu hanya demi masuk ke timnas, ikut berpartisipasi di Copa America atau mencapai Piala Dunia. Sungguh sulit dipahami, aku tetap tak dipanggil meskipun dalam kondisi sangat baik,” urai Di Maria lagi.

Di Maria Belum Mau Menyerah

Angel Di Maria telah 102 kali tampil membela timnas Argentina dengan torehan 20 gol. Namun, dia tak lagi masuk skuat La Albiceleste selepas Copa America 2019. Sepanjang turnamen, dia pun tak pernah tampil penuh. Hanya pada laga pertama fase grup dia dipercaya jadi starter, tapi diganti pada permulaan babak kedua.

Kini, sudah setahun lebih Di Maria tak lagi membela La Albiceleste. Namun, dia belum mau menyerah. Eks pemain Real Madrid itu bertekad terus berusaha mengubah pandangan Lionel Scaloni.

“Aku akan terus berjuang. Apa pun yang terjadi nantinya, aku akan terus berusaha. Aku masih yakin pada akhirnya, setiap usaha akan mendapatkan ganjaran. Sepanjang karier, aku hanya menatap ke depan. Aku tak perlu menyalahkan diri sendiri,” ujar Di Maria.

Getty Images

Pemain yang juga pernah membela Manchester United itu menambahkan, “Jika mereka tak memanggil, itu karena mereka tak mau dan ingin memanggil pemain lain. Aku akan terus berjuang demi tempat di timnas.”

Soal peremajaan tim seperti yang diungkapkan Scaloni kepada publik, Di Maria menilai hal itu tak dapat dijadikan alasan. Apalagi, dia melihat ada beberapa pemain yang juga seumuran tapi tetap dipanggil ke timnas Argentina.

“Aku sudah tua pada umur 32 tahun? Banyak orang mengatakan begitu. ANmun, aku tunjukkan pada setiap laga dan setiap akhir pekan bahwa aku tak seperti itu. Aku selalu berlari seperti dulu. Aku menunjukkan level untuk terus bersanding dengan Neymar dan (Kylian) Mbappe,” ucap Di Maria lagi.

Angel Di Maria pun lantas melontarkan sindiran keras. “Jika ini demi peremajaan, mestinya Leo (Messi) tak ada lagi juga. Hal yang sama juga harusnya berlaku untuk (Nicolas) Otamendi dan Kun (aguero). Dia memberlakukan satu aturan untuk mereka, tapi tidak untukku,” ucap dia dengan tegas.

Angel Di MariaLionel ScaloniParis Saint-GermainTimnas Argentina