Angka Hak Siar Liga Inggris Merosot

Football5Star.com, Indonesia – Walaupun menjadi Liga paling glamor dalam beberapa tahun terakhir, angka hak siar Premier League dilaporkan mengalami kemerosostan yang cukup signifikan dibanding musim-musim sebelumnya. Tapi hal tersebut tidak mengurangi minat para penonton layar kaca

Sampai musim 2021-2022, Premier League akan tetap ditayangkan. Pada Rabu (14/2/2018) penyelenggara liga bersama Sky Sports dan BT Sport telah mengumumkan kesepakatan baru untuk penayangan kompetisi teratas Inggris tersebut.

Namun, ada penurunan sekitar 700 juta poundsterling yang didapat penyelenggara liga dibanding sebelumnya. Jika pada musim 2015 hingga 2018 Sky dan BT membayar 5,1 miliar pounds, kali ini mereka membayar tak lebih dari 4,4 miliar pounds untuk empat tahun ke depan.

telegraph.co.uk

Sky masih menjadi penyiar dengan jatah laga terbanyak. Dengan mengeluarkan uang 3,5 miliar pounds mereka berhak untuk menayangkan 128 pertandingan tiap musimnya. Sementara, BT yang membayar 885 juta pounds mendapatkan jatah 32 laga permusim.

Pada kesepakatan baru, jumlah yang harus dibayarkan Sky jauh lebih kecil. Sebelumnya mereka harus membayar 4,1 miliar pounds untuk 126 pertandingan. Sedangkan BT yang sebelumnya membayar 7,6 juta pounds tiap laga kali ini harus membayar lebih.

Walau jumlah yang dibayarkan lebih kecil, Sky tetap berhak menyiarkan laga-laga terbaik. Selain itu, mereka juga diberi jatah untuk menayangkan laga Sabtu malam yang baru akan digelar pada musim 2019-2020.

Sedangkan jatah laga-laga tengah pekan akan diperebutkan oleh perusahaan asal Amerika Serikat seperti Amazon, Facebook, Netflix, dan Twitter.

 

Comments
Loading...