Ansan Greeners FC, Berawal dari Klub Polisi yang Gagal Bersinar

Football5star.com, Indonesia – Kabar klub Korea Selatan, Ansan Greeners FC merekrut pemain muda Indonesia, Asnawi Mangkualam jadi perhatian semua pihak. Klub yang bakal dibela Asnawi ini terbilang bukan klub tenar di Korea Selatan, maklum saja, Ansan Greeners FC saat ini masih berkompetisi di kasta kedua.

Jika segera diumumkan menjadi pemain anyar di Ansan, Asnawi adalah pemain pertama dari Asia Tenggara yang merumput di klub ini. Musim ini sendiri Ansan memiliki sejumlah pemain asing. Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (23/1/2021) Ansan memiliki dua pemain Brasil, satu pemain Lebanon, dan satu pemain Spanyol.

Ansan Greeners FC, Berawal dari Klub Polisi yang Gagal Bersinar3
yonhapnews

Ansan Greeners FC merupakan klub yang berlokasi di kota Ansan. Kota ini sendiri berada di Selatan kota Seoul. Kota ini sendiri lebih dikenal sebagai kota pendidikan karena memiliki sejumlah perguruan tinggi terkenal seperti Perguruan Teknologi Ansan, Institut Seni Seoul, dan Universitas Hanyang.

Sepak bola sebenarnya sudah lama jadi favorit masyarakat kota ini. Namun baru pada 2016, klub sepak bola berdiri di kota Ansan. Berdirinya klub sepak bola di kota ini tak lama setelah dibangunnya Stadion Ansan Wa. Namun munculnya klub bola di kota ini juga hasil dari kerjasama dengan kota tetangga, Gimpo.

Saat itu, kota Gimpo memiliki klub bola bernama Gimpo Haleluya. Kesepatakan kemudian tercapai antara dewan kota dengan membentuk Ansan Haleluya pada 24 November 2006. Klub baru ini sangat tergantung pada suntikan dana dari KB Financial Group Inc, salah satu bank terbesar di Korea Selatan.

Sayangnya, prestasi tak juga didapat klub baru ini. Suntikan dana sebesar 150 juta won di awal berdirinya klub ini tak menghasilkan prestasi apapun. Sementara Asosiasi sepak bola Ansan mulai mencoba untuk bisa lepas dari klub Ansan Haleluya.

Pada 2010, Asosiasi sepak bola Ansan tak lagi menyokong klub Ansan Haleluya dan malah mempromosikan klub kota tetanga lainnya, Gwangju. Menariknya, suara masyarakat kota Ansan justru menginginkan terbentuknya klub baru asli dari kota ini sendiri.

Asosiasi sepak bola Ansan awalnya sepakat dengan suara dari masyarakat namun yang terjadi justru mereka malah mendukung sebuah tim sepak bola Polisi yang bermain di R-League, kompetisi antara tim cadangan di Korea Selatan.

Cikal Bakal Ansan Greeners FC

Tim sepak bola polisi yang disokong oleh Asosiasi sepak bola Ansan kemudian mampu bermain di kasta kedua Liga Korea Selatan. Dewan kota kemudian menawarkan suntikan dana sebesar 500 juta won untuk tim tersebut.

Sayangnya kendala administrasi kemudian menggagalkan tim polisi ini mendapat sokongan penuh dari Asosiasi sepak bola Ansan. Pada 2013, pemilik klub Seongnam Ilhwa Chunma mencoba untuk menjual saham mayoritas ke dewan kota Ansam.

Ansan Greeners FC, Berawal dari Klub Polisi yang Gagal Bersinar
greenersfc.com

Grup Tongil sebagai pemilik Seongnam Ilhwa Chunma meminta dewan kota menggelontorkan dana mencapai 4 miliar won. Nilai yang terlalu tinggi membuat kesepatakan tak pernah tercapai.

Pada 23 Desember 2013, dewan kota Ansan dan Asosiasi sepak bola Ansan pada akhirnya membentuk tim sepak bola sendiri dengan nama awal Ansan Mugunghwa FC. Setahun kemudian, klub ini bermitra dengan tim sepak bola polisi, Nnsan. Kerjasama antara dua tim ini berlangsung selama dua tahun hingga 31 Desember 2015.

Namun kembali tak banyak capaian bagus yang diraih oleh klub ini meski bermitra dengan klub polisi. Ialah Walikota Je Jong-gil yang memutuskan untuk merevitalisasi klub ini menjadi murni klub sipil untuk menjadi kebanggaan masyarakat kota Ansan.

Baru pada 28 September 2016, klub ini berupaya untuk bisa menjadi klub profesional. Di tahun yang sama, klub ini mendapat persetujuan untuk menjadi anggota K-League. Nama klub pun kemudian diubah menjadi Ansan Greeners FC.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More