Cassano Endus Kejanggalan dalam Pemecatan Di Francesco

Football5star.com, Indonesia – Pemecatan Eusebio di Francesco oleh AS Roma mengundang komentar dari mantan pemain mereka, Antonio Cassano. Menurutnya, keputusan Giallorossi mendepak pelatih berusia 49 tahun tersebut terasa janggal.

Pasalnya, tidak lama setelah pengumuman pemecatan Di Francesco dari AS Roma, Direktur Olahraga klub, Monchi, juga pergi. Ini yang membut Cassano curiga bahwa ada konflik kepentingan di dalam tubuh petinggi klub.

“Ada yang aneh dari pemecatan Eusebio karena tidak lama setelahnya, Monchi juga pergi meninggalkan klub. Jadi, menurutku itu adalah skandal karena sebelum itu, ia diperlakukan bak dewa di klub,” ujar Cassano seperti dikutip dari Football Italia.

Cassano - AS Roma - Liga Italia - Football5star
@Tikitakacanale5

Pemain yang juga pernah membela Real Madrid tersebut mengatakan, seharusnya Roma mencontoh Inter Milan. Hingga saat ini, Nerrazzuri tetap mempertahankan pelatih mereka, Luciano Spalletti. Hasilnya, Lautaro Martinez dkk berpeluang tampil di Liga Champions tahun depan.

“Aku tidak setuju dengan pendapat bahwa Spalletti harus pergi di akhir musim. Dia adalah seorang loyalis yang jujur dan apa adanya. Menurutku, dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa bersama Inter,” katanya lagi.

“Dia bukan tipikal pelatih yang suka mengurusi hal di luar ranahnya. Dia selalu fokus terhadap pekerjaan yang dimilikinya,” tambahnya.

AS Roma hingga saat ini masih menempati peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan 47 poin. Mereka masih tertinggal empat angka dari posisi empat yang menjadi kuota aman Liga Champions.

Comments
Loading...