Antonio Conte Aneh, Liar, dan Tidak Pantas untuk Juventus

Football5star.com, Indonesia – Mantan presiden Juventus, Giovanni Cobolli Gigli mengkritik pedas gaya kepemimpinan pelatih Inter Milan, Antonio Conte. Menurut Gigli, sebagai seorang pelatih, Conte memiliki kemampuan yang sangat hebat. Namun di luar itu, Conte merupakan sosok liar dan aneh.

Conte memang pelatih yang sangat kompeten, tapi dia agak liar. Saya tidak akan mau menjadi istri atau menjadi anak perempuannya,” kata Gigli seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Kamis (11/2/2021).

antonio conte-andrea agnelli-gazzetta

“Dia memiliki nilai teknis yang penting, tapi jika melihat dari sisi kepribadian itu sedikit berbeda.” tambahnya.

Pada laga melawan Juventus di ajang Coppa Italia, Conte sempat terlibat perseteruan dengan Leonardo Bonucci dan Andrea Agnelli. Hal itu lantaran Conte banyak melakukan protes kepada wasit yang ia anggap lebih menguntungkan Juve.

Terkait hal tersebut, Cobolli Gigli menganggap apa yang dilakukan Conte sudah sangat berlebihan. Menurut Gigli, reaksi yang kemudian ditunjukkan Agnelli kepada Conte pada laga tersebut cukup wajar.

“Andrea Agnelli melepaskan semua yang dia pendam melawan Conte setelah pertandingan yang menegangkan itu,”

“Namun, dia menggunakan kata-kata yang menyinggung dan itu adalah kesalahan juga sebenarnya,”

Cobolli Gigli sendiri mengaku memiliki pengalaman soal Conte. Pada 2009, Gigli yang memimpin Juventus pasca Calciopoli ingin merekrut Conte gantikan Claudio Ranieri.

“Kami memikirkan dia saat ingin mengganti Claudio Ranieri, namun saya harus memberitahu Blanc soal perbuatannya saat kami menghadapi Arezzo, menang 5-1,” kenang Cobolli Gigli.

“Kami bisa mendengar dia berteriak di ruang ganti karena timnya tak bermain imbang. Itu adalah reaksi yang tidak masuk akal. Menurut saya, gaya serta mentalitasnya tidak pantas untuk menjadi pelatih Juventus,” tutupnya.

Namun Conte pada akhirnya melatih Juve pada 2011 atau di tahun kedua kepemimpinan Andrea Agnelli. Conte menyumbangkan tiga gelar Scudetto dan dua Supercoppa Italiana.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More