Antonio Conte Tak Menyangka Samir Handanovic Lakukan Blunder

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengakui dirinya kaget ketika melihat Samir Handanovic melakukan blunder pada laga melawan Torino, (14/7/20). Beruntung Nerazzurri berhasil melakukan comeback dan merubah skor menjadi 3-1.

Inter berhasil naik ke posisi kedua klasemen setelah mengalahkan Torino 3-1. Gol dari Ashley Young, Diego Godin, dan Lautaro Martinez membuat perbedaan setelah Andrea Belotti mencetak gol terlebih dahulu meemanfaatkan blunder dari Handanovic.

“Saya piki kami memulai laga dengan sangat baik. Lalu ada tendangan penjuru. Itu adalah periode dimana ada insiden dan kami kebobolan. Saya merasa sensasional ketika melihat Samir blunder. Dia jarang membuat kesalahan. Keseluruhan, saya pikir kami mendominasi permainan. Gol itu bisa membuat kami grogi dan bisa menyebabkan masalah, tapi kami melakukan hal yang bagus untuk mencetak gol balasan,” ucap Conte seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Mantan pelatih Juventus itu melanjutkan, “kami kurang bisa diprediksi dari sebelumnya karena kami menyerang dengan pemain yang lebih banyak. Kami sering dihukum karena beberapa insiden, tapi kami berada di jalur yang benar. Bermain menyerang dan menaruh banyak pemain di kotak penalti lawan.”

Antonio Conte kesal Inter Milan hanya menang tipis dan sempat tertinggal saat melawan Sampdoria.
tuttomercato

Antonio Conte juga berbicara soal rumor yang mengatakan bahwa posisinya sebagai pelatih Inter tidak aman. Karena serangkaian hasil negatif yang didapat akhir-akhir ini. Tapi itu tidak benar.

“Saya dipanggil ke Inter untuk proyek tiga tahun. Untuk membawa mereka ke tempat yang seharusnya. Mau tidak mau, ini butuh waktu. Saya datang ke sini dengan banyak entusiasme. Saya punya kepercayaan. Saya memulai proyek tiga tahun. Setelah itu, jika mereka ingin memperpanjang kontrak saya, saya senang,” kata Conte.

Pelatih asal Italia itu melanjutkan, “jika semua senang dengan pekerjaan saya, dan saya pikir mereka senang, dari apa yang mereka katakan ke saya, lalu kami akan lanjutkan kerja sama. Jika mereka tak senang dengan apa yang saya lakukan, saya tidak akan ragu untuk keluar.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More