Argentina Gagal di Piala Dunia 2014 Gara-Gara Abaikan Eks Hamburg

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Argentina harus gigit jari di Piala Dunia 2014. Lolos ke final, La Albiceleste takluk 0-1 dari timnas Jerman lewat gol tunggal Mario Goetze. Kegagalan itu sangat disesalkan banyak orang Argentina, termasuk Rodolfo Esteban Cardoso.

Eks pemain dan pelatih SV Hamburg itu malah sangat kecewa. Pasalnya, dia menilai kegagalan timnas Argentina di final adalah karena tak menghiraukan analisisnya sebelum pertandingan final melawan Jerman. Dia bahkan mengklaim sudah memperingatkan soal sosok Mario Goetze.

Saat perhelatan Piala Dunia 2014, Rodolfo Esteban Cardoso memang bukan bagian staf kepelatihan Alejandro Sabella. Namun, secara tidak langsung terlibat di dalam tim sebagai mata-mata La Albiceleste. Dialah yang memasok analisis para pemain yang berkiprah di Liga Jerman.

Rodolfo Esteban Cardoso jadi mata-mata timnas Argentina yang menyuplai data para pemain lawan yang berkiprah di Jerman.
spiegel.de

“Saya selalu berhubungan dengan Claudio Gugnali (asisten Sabella) bila lawan Argentina memiliki pemain di Bundesliga. Mereka lantas meminta informasi lebih lanjut dan saya memberikan hal itu secara detail kepada mereka,” ujar Rodolfo Esteban Cardoso seperti dikutip Football5Star.com dari TyC Sports.

Lebih lanjut, Cardoso mengungkapkan analisisnya jelang final Piala Dunia 2014 antara Argentina dan Jerman. Secara khusus, dia memberikan catatan lebih untuk Mario Goetze yang dinilai berbahaya meskipun bukan pemain inti.

“Ketika final tiba dan harus menghadapi Jerman, saya memberikan laporan semua pemain. Saya terutama menyoroti Goetze karena bagi saya, itu pemain yang nakal, sulit diterka, dan bergaya latin. Saya tak mengatakan dia seperti (Lionel) Messi, tapi orang-orang melihatnya begitu. Dia itu bisa menjengkelkan di dalam kotak penalti,” urai Cardoso soal analisisnya bagi La Albiceleste jelang final.

Entah diabaikan atau terlewatkan, informasi itu nyatanya seperti tak digunakan dengan baik oleh Alejandro Sabella dan stafnya. Mario Goetze yang bangkit dari bangku cadangan mencetak gol pada menit ke-113 dan membuat timnas Argentina menangis. Rodolfo Esteban Cardoso mengaku sering tertawa getir mengenang hal itu tiap kali bertemu Gugnali.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More