Arsenal vs Olympiakos: Mikel Arteta Soroti Kelemahan Hadapi Set-Piece

Football5Star.com, Indonesia – Mikel Arteta, manajer Arsenal, menunjuk satu hal yang jadi penyebab utama kekalahan dari Olympiakos, Jumat (28/2/2020) dini hari WIB. Dia menilai The Gunners sangat lemah dalam mengantisipasi set-piece sehingga berakibat fatal dan tersingkir dari percaturan Liga Europa.

Secara khusus, Mikel Arteta menunjuk gol pertama Olympiakos yang dicetak Pape Abou Cisse. Tak satu pun pemain Arsenal yang mendeteksi pergerakan Cisse sehingga mampu dengan bebas menanduk bola ke gawang Bernd Leno setelah menerima tendangan penjuru Mathieu Valbuena.

“Kami sebenarnya mengontrol permainan, tapi kebobolan dari set-piece yang membuat kami berada dalam situasi sulit,” ujar Mikel Arteta seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi UEFA. “Bila Anda kebobolan empat gol dari set-piece dalam dua laga, tentu saja Anda berada dalam situasi sangat sulit.”

Arsenal harus rela tersingkir dari Liga Europa setelah kalah 1-2 dari Olympiakos pada leg II babak 32-besar.
uefa.com

Gol kedua Olympiakos pada pengujung babak perpanjangan waktu juga berawal dari set-piece. Bedanya, gol tercipta dari umpan silang setelah pertahanan Arsenal menghalau tendangan sudut.

Meskipun demikian, Arteta menilai Arsenal sebetulnya mampu memenangi laga leg II babak 32-besar Liga Europa di Stadion Emirates itu. Meskipun menghadapi lawan yang bermain defensif, dia menilai Pierre-Emerick Aubameyang cs. memiliki cukp banyak peluang untuk membobol gawang lawan.

“Kami menciptakan banyak peluang dan berada dalam posisi yang bagus. Memang, lini serang kami kesulitan berduel dengan pertahanan mereka pada 25 meter akhir. Namun, kami sebetulnya membuat cukup banyak peluang untuk memenangi laga,” urai Mikel Arteta lagi.

Arsenal harus menelan pil pahit pada leg II babak 32-besar Liga Europa. Bermain di kandang sendiri dengan modal kemenangan 1-0 pada leg I, tim asuhan Mikel Arteta justru kalah 1-2. Hal yang menyesakkan, gol penentu kelolosan Olympiakos terjadi pada menit terakhir perpanjang waktu. Lalu, Pierre-Emerick Aubameyang membuang peluang emas pada injury time.