Arti Khusus Kemenangan Man. United atas Partizan bagi Solskjaer

Football5Star.com, Indonesia – Kemenangan Manchester United atas Partizan Belgrade pada matchday III Liga Europa, Jumat (25/10/2019), punya arti tersendiri bagi Ole Gunnar Solskjaer. Kemenangan itu memutus rangkaian hasil tandang buruk Red Devils bersama dirinya akhir-akhir ini.

Sebelum kemenangan di kandang Partizan Belgrade, Manchester United tak memetik kemenangan dalam sebelas laga tandang beruntun. Mereka hanya menuai empat hasil imbang dan tujuh kali kalah. Padahal, dalam sembilan laga tandang pertama sejak Ole Gunnar Solskjaer diangkat sebagai manajer sementara, Red Devils selalu menang.

Jelang lawatan ke kandang Partizan Belgrade pada matchday III Liga Europa, Manchester United dihantui rekor buruk. Mereka terancam menyamai rekor tak menang dalam 12 laga tandang pada Maret hingga Agustus 1979. Kala itu, Red Devils ditangani Dave Sexton.

Pada akhir musim 1978-79 hingga awal musim 1979-80, Red Devils bersama Dave Sexton tercatat mengalami empat kekalahan. Sisanya, mereka hanya mampu menuai delapan hasil imbang

Empat kekalahan dituai dari Coventry City, Liverpool, West Bromwich Albion, dan Tottenham Hotspur. Adapun delapan hasil imbang diperoleh saat melawan Tottenham (2 kali), Middlesbrough, Norwich City, Nottingham Forest, Southampton (2 kali), dan Arsenal.

Bagi Ole Gunnar Solskjaer, kesuksesan menghindari rekor buruk Dave Sexton adalah modal sangat penting. Pasalnya, Manchester United setelah ini harus menjalani tiga laga tandang beruntun. Red Devils dijadwalkan melawat ke kandang Norwich City dan Bournemouth pada lanjutan Premier League, serta menyambangi markas Chelsea pada Carabao Cup.

Dave SextonLiga EuropaManchester UnitedOle Gunnar SolskjaerPartizan Belgrade