Gerd Muller: Sisi Lain Sang Legenda

Football5star.com, Indonesia – Rekornya sebagai pemain tersubur dalam satu kalender tahun memang sudah dipecahkan Lionel Messi pada 2012 silam. Namun, namanya tetap abadi sebagai salah satu produk terbaik sepak bola Eropa sepanjang masa. Kini, Gerd Muller menikmati waktu tuanya dengan status legenda agung Die Manschaft.

Muller dikenal dengan julukan Der Bomber. Julukan tersebut bukan tanpa alasan karena dirinya adalah contoh penyerang subur pada awal era sepak bola modern. Bahkan, rekornya sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia harus menunggu 28 tahun untuk dipecahkan.

Meski demikian, rasio golnya di Piala Dunia masih lebih tinggi (1,08) dibandingkan dua nama teratas yakni Miroslav Klose (0,67) dan Ronaldo (0,79). Lebih istimewa karena Muller melakukannya di dua kesempatan turnamen sementara dua penyerang tersebut tampil di empat kesempatan.

Artinya bisa dibilang, sebelum tren kejar mengejar gol seperti sekarang, Muller pernah lama duduk di singgasana itu. Baik sebagai pemain paling subur di Piala Dunia, atau pun untuk jangka waktu tahunan.

Sakit Hati Tinggalkan Klub
Tak banyak yang tahu. Meskipun namanya dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjagn masa Bayern Munich, cara dia keluar dari Bavaria tergolong menyakitkan. Terjadi perbedaan pendapat soal kontraknya bersama FC Hollywood ketika itu. Menurut Football History, pihak klub mau pun Muller bersikukuh pada pendirian masing-masing soal kontrak.

Gerd Muller - Bayern Munich - Football5star -

Mengalah, Muller pun memilih pergi ke luar Jerman. Rasa cintanya yang begitu kuat untuk Bayern Munich membuatnya tak bisa membayangkan bermain untuk klub Jerman lain. Akhirnya, klub MLS, Fort Lauderdale Strikers pun ia pilih sebagai tujuan selanjutnya hingga pensiun.

Kiprahnya di klub yang kini bernama Minnesota Strikes tersebut tidak tergolong buruk. Ada 38 gol yang ia ciptakan dari 71 pertandingan selama dua musim di tanah Paman Sam. Muller sempat pindah sebentar ke Smith Brothers Lounge, namun tak sampai semusim, ia putuskan pensiun.

Perjuangan Tak Berhenti di Hari Tua
Muller divonis menderita alzheimer’s pada 2015 silam. Berita tersebut pertama kali dipublikasikan oleh Bayern Munich, klub yang membesarkan namanya. Jelang ulang tahunnya yang ke-70, ia harus menjalani perawatan intensif untuk memulihkan kondisinya.

Kini, menginjak usianya yang sudah 73 tahun, Muller masih tetap menjalani sejumlah perawatan terhadap penyakitknya. Tidak hanya alzheimer’s yang menjangkiti mantan top skorer Piala Dunia tersebut.

Gerd Muller - Bayern Munich - Football5star - - - -
thesun

Penyakitnya tersebut menjalar ke bagian otak lain sehingga menyebabkannya mengidap dementia. Masih dalam kategori penyakit hilangnya memori karena gangguan di bagian otak. Sejak menghentikan segala aktivitasnya di Bayern sejak beberapa tahun lalu, Muller memang fokus berobat. Sambil sesekali datang menyaksikan pertandingan Die Rotten di Allianz Arena.

Comments
Loading...