Arturo Vidal Diabadikan Menjadi Nama Stadion

Berkat kesuksesan membawa Timnas Cile menjadi kampiun Copa America pada tahun lalu, Arturo Vidal, mendapat apresiasi tinggi. Gelandang asal Bayern Muenchen itu dijadikan nama sebuah stadion di kampung halamannya, San Joaquin.

San Joaquin merupakan kota industri yang berlokasi tak jauh dari ibu kota Cile, Santiago. Di sana Vidal lahir dan memulai karier sebagai pesepak bola bersama klub kecil, Melipilla, sebelum hjrah ke Colo-Colo.

Dua musim di Colo-Colo, Vidal langsung dilirik salah satu klub besar Jerman, Bayer Leverkusen. Berkat performa apik selama empat musim membela Leverkusen dan menorehkan 21 gol dari 144 penampilan di semua ajang, Vidal langsung diboyong klub raksasa Italia, Juventus.

Karier pemain kelahiran 22 May 1987 ini semakin menanjak di skuat I Bianconeri. Di Juventus dia sukses mengoleksi 48 gol dari 171 penampilan selama empat musim. Dia juga berhasil mempersembahkan empat gelar Scudetto pada musim 2011–12, 2012–13, 2013–14, dan 2014–15.

Sebelum pindah ke Bayern pada musim panas 2015, Vidal lebih dulu mempersembahkan gelar juara Copa America untuk timnas Cile. Vidal dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga final melawan Argentina, yang dimenangkan Cile melalui drama adu penalti 4-1 di Stadion Nasional di Santiago.

Berkat prestasi itu, Vidal lantas mendapat penghormatan dari kampung halamannya. Dia diabadikan menjadi nama sebuah stadion di San Joaquin dengan kapasitas 3,500 tempat duduk itu.

Vidal sendiri merasa tersanjung dengan tulisan Estadio Municipal Arturo Vidal, yang terpampang di bagian atas bangunan stadion. “Estadio Arturo Vidal sangat spektakuler. Terima kasih untuk penghargaan dan kesempatan mempromosikan olahraga di Cile,” tulis Vidal di Twitter dan Instagram pribadinya.

Sejak melakoni debut bersama Timnas Cile, Vidal kini sudah mengoleksi 15 gol dan 10 assists dalam 74 penampilannya.

Comments
Loading...