Imbang 1-1 di Olimpico, Roma dan Milan Teruskan Tren Positif

Football5Star.com, Indonesia – Il grande partita AS Roma vs AC Milan di Stadion Olimpico, Senin (4/2/2019) dini hari WIB, berakhir manis untuk kedua tim. Hasil imbang 1-1 membuat I Giallorossi dan I Rossoneri meneruskan tren apik.

Berhasil menahan sang tamu, Roma kini tak terkalahkan dalam lima laga terakhir di Serie A. Jikapun ada catatan negatif, mereka kini hanya menuai hasil imbang dalam dua laga terakhir. Sebelumnya, armada Eusebio Di Francesco imbang 3-3 dengan Atalanta.

Sementara itu, bagi Milan, ini adalalah laga keempat secara beruntun tak terkalahkan. Khusus di Serie A, seperti halnya Roma, I Rossoneri juga tak terkalahkan dalam lima laga terakhir dan hanya imbang pada dua laga terakhir.

Dalam laga di Olimpico itu, Roma sesungguhnya punya kans lebih besar untuk menang. Namun, tiga angka urung dituai karena ketangguhan kiper Gianluigi Donnarumma yang berkali-kali melakukan penyelamatan gemilang.

Babak I Laga AS Roma vs AC Milan

AS Roma tampil di bawah tekanan besar setelah kekalahan memalukan dari Fiorentina di Coppa Italia. Para tifosi yang kecewa menyiuli anak-anak asuh Di Francesco.

Meskipun begitu, Edin Dzeko cs. tak lantas ciut. Pada menit ke-15, striker asal Bosnia-Herzegovina itu hampir saja membuka skor pertandingan. Namun, tendangan kerasnya mampu ditepis Gianluigi Donnarumma.

Krzysztof Piatek membuka skor dalam laga AS Roma vs AC Milan.
tuttomercatoweb.com

Setelah itu, pertarungan kian sengit. Kostas Manolas dan Nicolo Zaniolo mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras. Manolas pun sempat membuat kesalahan yang hampir berbuah gol bagi sang tamu.

Milan akhirnya mencetak gol pembuka lewat kombinasi apik dua pemain barunya, Lucas Paqueta dan Krzysztof Piatek.

Berhasil mencuri bola dari Lorenzo Pellegrini di rusuk kanan pertahanan Roma, Paqueta berkelit dari adangan tiga pemain, lalu melepaskan umpan ke dalam kotak penalti. Piatek menyongsong umpan itu dengan memanfaatkan kelengahan para pemain belakang tuan rumah.

Kedudukan 1-0 bertahan hingga wasit menyudahi babak pertama. Namun, sebelumnya, Donnarumma melakukan double save. Dia menepis sundulan Patrik Schick, lalu memblok tendangan Dzeko yang menyongsong bola muntah.

Babak II Laga AS Roma vs AC Milan

Memasuki babak kedua, tuan rumah berhasil mencetak gol penyeimbang. Baru satu menit babak kedua berjalan, Zaniolo berhasil menjebol gawang Donnaruma setelah menyambut bola muntah dari penyelamatan sang kiper.

Saling jual-beli serangan terus berlangsung. Pada menit ke-53, sebuah insiden menarik tersaji di kotak penalti Roma. Suso yang coba berkelit didorong oleh Aleksandar Kolarov. Namun, wasit tak memberikan penalti.

Nicolo Zaniolo mencetak gol penyeimbang 1-1 dalam laga AS Roma vs AC Milan.
tuttomercatoweb.com

Pertarungan terus berjalan seimbang. Pada menit ke-70, Donnarumma kembali menunjukkan ketangguhannya. Dia masih mampu menepis sundulan maut Dzeko yang menyongsong umpan tendangan sudut Pellegrini.

Roma terus menunjukkan dominasinya jelang akhir pertandingan. Pada menit ke-80, I Giallorossi hampir saja mengubah keadaan menjadi 2-1. Namun, sundulan apik Pellegrini hanya membentur tiang sebelah kiri gawang Donnarumma.

Dua menit kemudian, Stephan El Shaarawy menginisiasi serangan balik di sisi kiri. Roma berhasil membuat kemelut, tapi penyelesaian akhir yang lemah tak berhasil membuahkan gol.

Meskipun berada dalam tekanan, Milan juga hampir saja membuat gol kemenangan. Hanya semenit jelang laga usai, Diego Laxalt mendapatkan bola di sektor kanan pertahanan Roma. Namun, tendangannya masih mampu dijinakkan kiper Robin Olsen.

Fakta Menarik AS Roma vs AC Milan

  • Di antara para pemain yang telah berhasil mencetak setidaknya 22 gol di liga elite Eropa musim ini, Krzysztof Piatek punya catatan tersendiri. Dialah pemain dengan jumlah laga tersedikit, yakni 24 pertandingan.
  • Gol ke gawang AS Roma adalah gol pembuka ke-8 yang dibuat Krzysztof Piatek di Serie A musim ini. Dia merupakan pemain yang paling sering membuat gol pembuka skor.
  • Torehan gol ke gawang AC Milan adalah yang ketiga bagi Nicolo Zaniolo di Serie A bersama AS Roma. Dalam umur 19 tahun 7 bulan, dia hanya kalah muda dari Francesco Totti yang membuat tiga gol pertamanya pada umur 18 tahun 6 bulan pada 1995.

Susunan Pemain AS Roma vs AC Milan:

AS Roma (4-2-3-1): 1-Robin Olsen, 2-Rick Karsdorp (18-Davide Santon 86), 44-Kostas Manolas, 20-Federico Fazio, 11-Aleksandar Kolarov, 7-Lorenzo Pellegrini, 16-Daniele De Rossi, 14-Patrik Schick (34-Justin Kluivert 81), 22-Nicolo Zaniolo, 24-Alessandro Florenzi (92-Stephan El Shaarawry 65), 9-Edin Dzeko
Pelatih: Eusebio Di Francesco

AC Milan (4-3-3): 99-Gianluigi Donnarumma, 2-Davide Calabria, 22-Mateo Musacchio, 13-Alessio Romagnoli, 68-Ricardo Rodriguez, 79-Franck Kessie, 14-Tiemoue Bakayoko, 39-Lucas Paqueta (7-Samu Castillejo 78), 8-Suso (93-Diego Laxalt 87), 10-Hakan Calahanoglu, 19-Krzysztof Piatek (63-Patrick Cutrone 87)
Pelatih: Gennaro Gattuso

K. Kuning: Manolas 18, Zaniolo 21, Pellegrini 63, Kolarov 90 – Suso 39, Paqueta 53, Kessie 72
K. Merah:

Comments
Loading...