Asnawi Mangkualam Ogah Ikuti Jejak Egy Maulana Vikri dan Witan

Football5star.com, Indonesia – Tidak ingin seperti Egy Maulana Vikri ataupun Witan Sulaiman yang berkompetisi di Eropa, bek muda timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam lebih tertarik untuk bermain di klub Liga Jepang, Thailand, atau Korea Selatan.

“Kalau ada kesempatan bermain di luar negeri, saya mau berlaga di Thailand, Jepang, atau Korea Selatan. Saya ingin mengawali dari Asia dahulu, tidak langsung ke Eropa,” kata Asnawi seperti dikutip dari halaman resmi PSSI, Senin (18/5/2020).

Asnawi Mangkualam dan Osvaldo Haay jadi dua dari tiga pemain timnas U-23 Indonesia di Best XI SEA Games 2019.

Menurut bek PSM Makassar ini, bermain di kompetisi Eropa tentu bukan hal mudah bagi pemain Indonesia. Hal ini disimpulkannya berdasarkan pengalaman rekannya seperti Egy Maulana Vikri dan Witan.

Meski begitu, Asnawi tidak menutup kemungkinan dirinya bersedia bermain di Eropa jika ada kesempatan dan tawaran menarik.

“Namun saya tidak menutup kemungkinan. Kalau ada rezeki mungkin langsung ke Eropa. Akan tetapi sekarang saya mau di Asia dahulu.” ucapnya.

Menurut pemain 20 tahun tersebut, sebenarnya dirinya sudah mendapatkan tawaran untuk berkompetisi di luar negeri. Namun ia tak menerima tawaran tersebut karena belum ada kecocokan.

“Penawarannya harus pas semua karena saya bermain di luar negeri. Apalagi di sana membutuhkan mental yang bagus,” ucap Asnawi Mangkualam.

Apa yang jadi alasan Asnawi tidak keliru. Egy MV dan Witan Sulaiman memang belum mendapat kesempatan lebih untuk tunjuk skill semenjak bermain di Liga Polandia da Liga Serbia.

Beberapa waktu lalu, analis dari perusahaan konsulting di Polandia, Michał Gradzik mengatakan bahwa Liga Polandia untuk saat ini memang belum memiliki pasar yang luas. Karenanya banyak cara dilakukan salah satunya dengan merekrut Egy Maulana Vikri.

“Liga Polandia memang harus mencari pasar baru dan konsumen baru. Setelah nantinya liga akan kembali dihelat, tentu banyak cara harus dilakukan untuk bisa menggaet para penonton di televisi,” kata Gradzik.

“Contohnya Egy Maulana Vikri yang direkrut Lechia Gdansk memang ditujukan untuk pasar Indonesia. Tim-tim lain pun akan membutuhkan langkah serupa nantinya seperti Legia saat merekrut Dong Fangzhuo,” tambahnya.