Atalanta vs Valencia Disebut Bom Biologis Virus Corona, UEFA Bela Diri

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atalanta vs Valencia disebut oleh wali kota Bergamo, Giorgio Gori sebagai bom biologis virus corona di Italia.

“Pertandingan itu merupakan bom biologis. Saat itu kami sama sekali tidak tahu apa yang terjadi. Jika virus itu sudah merebak, ada 40ribu suporter yang datang ke Milan dan sudah pasti terinfeksi,” kata Gori seperti dikutip Football5star.com dari marca, Selasa (31/3/2020).

Beberapa waktu lalu sempat juga tersiar kabar bahwa 40ribu suporter yang datang pada laga tersebut disebut telah terindentifikasi positif virus corona. Namun hal tersebut tak bisa dibuktikan kebenarannya.

josip ilicic-atalanta vs valencia

Akan tetapi faktanya, daerah Lombardy menjadi daerah di Italia yang paling parah terdampak virus corona. Wilayah ini menjadi tempat pertama yang dikarantina pemerintah Italia sejak awal Maret.

Federasi sepak bola Eropa, UEFA sendiri membantah tudingan dari wali kota Bergamo. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin menyebutkan bahwa saat itu tidak ada yang tahu wilayah Lombardy akan menjadi pusat penyebaran virus corona.

“Pada 19 Februari, tidak ada seorang pun yang tahu bahwa Lombardy akan menjadi pusat epidemi,” kata Ceferin.

“Siapa kami sehingga bisa mengatakan pertandingan itu digelar? Kami mengikuti saran otoritas setiap waktu dan kami tidak bisa melakukan apa-apa,” tambahnya.

Ceferin pun mengatakan bahwa pihak UEFA telah mempertimbangkan betul untuk menggelar laga Atalanta vs Valencia kala itu. Keputusan itu diambil UEFA menurut Ceferin karena terkait kontrak.

“Keputusan tersebut tidak diambil dengan cepat. Kami memiliki kontrak dan persetujuan untuk menggelar pertandingam itu,” ucap Ceferin.

Ia pun balik menuding bahwa mengenai suporter dari Spanyol yang berada di luar lapangan merupakan tanggung jawab pemerintah Spanyol bukan UEFA sebagai federasi sepak bola.