Awalnya Tim Amatir, Si Macan Gaib Kini Menjelma Jadi Dewa United

Football5star.com, Indonesia – Klub Liga 2 Martapura FC resmi diakuisisi oleh perusahaan e-sport, Dewa United Esports. Klub yang berjuluk Biawak Rapui itu pun resmi berganti nama menjadi Dewa United.

Home base klub ini pun berpindah dari Martapura ke Tangerang. Kevin Hardiman ditunjuk menjadi CEO klub. Sementara orang kedua setelah CEO, alias COO menjadi tugas dari presenter olahraga, Rendra Soedjono.

Menurut Rendra dalam sesi jumpa pers secara virtual kepada awak media mengatakan bahwa Dewa United akan berusaha menjadi tim terbaik hingga bisa tembus ke Liga 1.

Dewa United FC
Instagram.com/dewaunitedfc

“Dewa United bukan tim yang terbaik, tapi Dewa United berjanji untuk menjadi yang terbaik. Tujuan kami cuma satu, yaitu ke Liga 1,” kata Rendra.

Rendra Soedjono juga menegaskan bahwa Tangerang dipilih sebagai home base dengan maksud untuk mengisi kekosongan tim dari Tangerang pada kompetisi Liga 2. Rendra pun menyebut Dewa United sangat menghormati tim-tim senior di Tangerang seperti Persita dan Persikota.

“Kami tidak bermaksud merebut yang sudah ada. Kami tim yang datang untuk dicintai. Kami ingin memberikan warna yang baru untuk sepakbola Indonesia, dengan keinginan untuk membuat tim yang profesional,” ucapnya.

Rekam Sejak Martapura FC di Liga 2

Pada 11 Februari 2009, kota berjuluk kota Intan, Martapura memiliki tim sepak bola bernama Martapura FC. Awalnya tim ini masih amatir dan bermain di tingkat kabupaten.

Martapura FC mengarungi kompetisi Divisi III dengan para pemain U-21. Perjuangan di mulai, berkencah di Divisi III Liga Indonesia yang mana Liga ini atau Kompetisi ini adalah kasta terendah di persepakbolaan Indonesia dan Martapura FC akhirnya Lolos ke Divisi II.

Perjalanan ke Divisi II pun berlanjut yang mana kompetisi ini di ikuti oleh 100 klub di seluruh Indonesia dengan batasan usia pemain di bawah usia 23 tahun atau U-23 dan sekali lagi Martapura FC lolos ke Divisi I Liga Indonesia yang mana 10 klub terbaik di kasta ini lolos ke Divisi I.

Martapura FC
instagram.com/martapurafc

Pada 2013, tim ini mengarungi Divisi I disebut juga Divisi I BLAI ( Balai Liga Amatir Indonesia) yang terbagi menjadi 12 grup dengan 65 klub dari seluruh Indonesia. Pada 2014, tim ini lolos ke Divisi Utama.

Singkat cerita, pada kompetisi Liga 2 2017, Martapura FC bisa lolos sampai ke babak 8 besar. Bersama dengan Persebaya Surabaya di grup 5, Martapura berhasil melenggang lolos ke babak 16 besar liga 2. Klub tersebut berhasil menggeser sejumlah rivalnya seperti PSIM Yogyakarta.

Saat itu Martapura FC dilatih oleh Frans Sinatra Huwae dan diisi oleh sejumlah pemain seperti eks bek Persija, Fahreza Agamal. Lolos hingga babak 8 besar terus diukir oleh tim ini pada edisi Liga 2 berikutnya, 2019. Artinya tim ini memang beberapa kali hampir lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More