Ayah Luka Jovic: Kalau Salah, Penjarakan Anak Saya!

Football5star.com, Indonesia – Milan Jovic mengungkapkan bahwa anaknya Luka Jovic tidak sengaja kabur dari karantina. Menurut dia, ada kesalahpahaman yang terjadi.

Jovic dihujani kritikan pedas setelah ia mengabaikan instruksi karantina dari Real Madrid dan pulang kampung ke Serbia. Di Serbia, Jovic sempat tertangkap kamera sedang berpesta dengan kawan-kawannya dan tidak mengisolasi diri,

Luka Jovic - Serbia - Real Madrid - COVID-19 - Fox Sports
Fox Sports

Sang ayah, Milan, kemudian menjelaskan duduk perkaranya. “Biarkan dia masuk penjara, tetapi hanya jika dia bersalah. Luka lulus dua tes dan negatif di keduanya. Itu sebabnya dia mengerti bahwa dia bisa datang ke Serbia. Sekarang dia tampaknya menjadi penjahat besar,” kata Milan di Marca.

“Saya sepenuhnya setuju dengan presiden dan Perdana Menteri Serbia, tetapi hanya jika dia bersalah. Dia akan menerima keputusan itu jika dia melakukan kesalahan, tetapi dia pergi ke Beograd untuk pulang ke rumah. Luka tidak merayakan apa pun di jalan. Dia bersama pacarnya di rumah. Dia tidak bisa meninggalkan rumah karena pacarnya hamil.”

“Foto-foto diambil dari keduanya yang bersenang-senang, tetapi mereka berada di Spanyol. Luka datang ke Serbia untuk bersama keluarganya. Kami tahu dia akan datang. Dia selalu siap membantu negaranya, secara finansial atau dengan cara apa pun. Saya pikir kritiknya sudah berlebihan. Ada hal-hal yang belum dipahami. Sangat menyakitkan bagi saya untuk melihat apa yang telah terjadi,” Milan menambahkan.

Jovic sendiri musim ini terpuruk di Madrid. Ia cuma menyumbang dua gol dalam 24 pertandingan di semua kompetisi.