Ayah Striker Galatasaray Jadi Korban Teror Bom Mobil Ankara

Klub raksasa Turki, Galatasaray, memutuskan untuk mempersingkat sesi latihan tim pada Senin (14/3) ini setelah mendapatkan kabar bahwa ayah striker Umut Bulut menjadi salah satu korban dari aksi teror bom mobil di Ankara.

Dalam aksi teror bom yang terjadi di ibukota Turki tersebut, sedikitknya 37 warga sipil tewas dan lebih dari 70 orang terluka. Salah satu korban tewas yang dapat diidentifikasi adalah Kemal Bulut, yang tengah berada di Ankara untuk menyaksikan sang anak tampil menghadapi Genclerbirligi di Stadion Ankara Ondokuz Mayis, Minggu (13/3) malam.

Dilansir turkish-football.com, Umut tengah dihujani kritik dari fans Galatasaray lantaran jarang mencetak gol sepanjang musim ini. Melihat situasi ini, sang ayah pun memutuskan untuk datang langsung ke stadion untuk memberikan dukungan moril kepada Umut.

Sang ayah akhirnya tewas saat tengah kembali ke tempat pangkas rambut yang dibangun Umut untuk dirinya. Bom mobil yang meledak di area Kizilay akhirnya merenggut nyawa Kemal.

Pihak Galatasaray pun berkabung atas insiden teror ini. “Ibukota kami tengah diguncang oleh serangan teror pada Minggu (13/3) malam yang menewaskan warga yang tak bersalah dan perasaan kami sangat hancur mendengar berita yang kami dapatkan pagi ini.”

Umut sendiri tak mengetahui bahwa sang ayah menjadi salah satu korban bom tersebut sebelum akhirnya saudara kandungnya memberikan informasi tersebut saat Umut menjalani sesi latihan di Istanbul.

Sesi latihan pun akhirnya dipersingkat dan Umut langsung bertolak ke Ankara untuk menemui keluarganya.

Atas kejadian ini, Federasi Sepak Bola Turki juga turut menyampaikan belasungkawa dan seluruh laga Super Lig pada pekan berikutnya akan diawali dengan momen mengheningkan cipta demi mengenang para korban.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More