Bacary Sagna Merasa Tak Dihargai Oleh Manajemen Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek timnas Prancis, Bacary Sagna, mengaku sangat kecewa dengan perlakuan yang ia dapatkan dari Arsenal beberapa tahun lalu. Sagna memutuskan untuk meninggalkan The Gunners karena merasa tak dihargai.

Sagna mendarat di Arsenal pada tahun 2007 setelah tampil gemilang bersama klub Prancis, Auxerre. Ia pun sukses mengoleksi 284 penampilan sebelum hengkang ke Manchester City pada tahun 2014 dengan status free agent.

“Jika mereka ingin saya untuk bertahan, maka saya akan dengan senang hati melakukan hal itu. Tapi, manajemen Arsenal seolah tak melakukan usaha apapun untuk mempertahankan saya,” ujar Bacary Sagna seperti dikutip football5star.com dari laman Football London.

Bacary Sagna - Arsenal - Football365
Football365

“Saya tak berharap untuk dikejar oleh manajemen Arsenal. Tapi, saya hanya berharap dihargai oleh mereka untuk tetap bertahan selama setahun di sana dalam kontrak yang sama seperti enam tahun sebelumnya,” kata Sagna menambahkan.

Lebih lanjut, Sagna juga mengatakan bahwa kepindahannya ke Manchester City tak dimotivasi oleh gaji besar. Ia mengaku hengkang ke Manchester City karena sudah tak tahan bersama The Gunners.

“Saya tak pindah ke Manchester City untuk mendapatkan gaji tinggi atau memenangkan trofi. Karena, ketika itu saya merasa sangat bahagia di Arsenal. Tapi, saya sangat kecewa dengan perilaku yang diberikan oleh manajemen dan saya tak dapat bermain dengan baik,” tandas pria 37 tahun itu.