Bagi Suso, Gattuso Adalah Pelatih yang Spesial

Football5star.com, Indonesia – Gennaro Gattuso resmi meninggalkan AC Milan Selasa kemarin. Kepergian ini pun membuat salah satu pemainnya, Suso, merasa kehilangan.

Seperti yang diketahui Milan baru saja memutus kontrak Gattuso. Manajemen menganggap kinerjanya bersama I Rossoneri musim ini gagal karena tidak mampu membawa klub tampil di Liga Champions musim depan.

Walau begitu pelatih 41 tahun itu tetap menjadi pelatih yang spesial bagi Suso. Ia mengatakan bahwa mantan pelatih Palermo tersebut sebagai pemimpin sejati yang mampu meningkatkan kepercayaan diri pemain, terutama dirinya.

View this post on Instagram

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡น ๐—จ๐—ผ๐—บ๐—ผ ๐˜ƒ๐—ฒ๐—ฟ๐—ผ, ๐—น๐—ฒ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฒ ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐˜‚๐—ฝ๐—ฝ๐—ผ. ๐—š๐—ฟ๐—ฎ๐˜‡๐—ถ๐—ฒ ๐—ฎ ๐˜๐—ฒ ๐—ต๐—ผ ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ๐˜๐—ผ ๐˜๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฒ ๐—ฐ๐—ผ๐˜€๐—ฒ, ๐—บ๐—ฎ ๐˜€๐—ผ๐—ฝ๐—ฟ๐—ฎ๐˜๐˜๐˜‚๐˜๐˜๐—ผ ๐—ฐ๐—ผ๐˜€๐—ฎ รจ ๐—ถ๐—น ๐— ๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ป. ๐—ฆ๐—ฒ๐—ถ ๐˜€๐—ฝ๐—ฒ๐—ฐ๐—ถ๐—ฎ๐—น๐—ฒ ๐—บ๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—ฟ, ๐—ฏ๐˜‚๐—ผ๐—ป๐—ฎ ๐—ณ๐—ผ๐—ฟ๐˜๐˜‚๐—ป๐—ฎ. ๐—ฆ๐˜‚๐˜€๐—ผ # ๐Ÿ‡ช๐Ÿ‡ธ ๐—›๐—ผ๐—บ๐—ฏ๐—ฟ๐—ฒ ๐—ฑ๐—ฒ ๐˜ƒ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฑ ๐˜† ๐—น๐—ถ๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ. ๐—š๐—ฟ๐—ฎ๐—ฐ๐—ถ๐—ฎ๐˜€ ๐—ฎ ๐˜๐—ถ ๐—ต๐—ฒ ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฟ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฑ๐—ผ ๐—บ๐˜‚๐—ฐ๐—ต๐—ฎ๐˜€ ๐—ฐ๐—ผ๐˜€๐—ฎ๐˜€, ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—ผ ๐˜€๐—ผ๐—ฏ๐—ฟ๐—ฒ๐˜๐—ผ๐—ฑ๐—ผ ๐—น๐—ผ ๐—พ๐˜‚๐—ฒ ๐˜€๐—ถ๐—ด๐—ป๐—ถ๐—ณ๐—ถ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฒ๐—น ๐—ฐ๐—น๐˜‚๐—ฏ. ๐—˜๐—ฟ๐—ฒ๐˜€ ๐—ฒ๐˜€๐—ฝ๐—ฒ๐—ฐ๐—ถ๐—ฎ๐—น ๐—บ๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—ฟ, ๐—ฏ๐˜‚๐—ฒ๐—ป๐—ฎ ๐˜€๐˜‚๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฒ. ๐—ฆ๐˜‚๐˜€๐—ผ

A post shared by Suso (@suso) on

โ€œDia pria sejati, seorang pemimpin yang luar biasa. Saya ucapkan terima kasih, saya belajar banyak dari Anda, tetapi di atas segalanya, ini semua tentang Milan,โ€ tulis gelandang asal Spanyol tersebut di Instagram pribadinya, Rabu (29/5/2019).

โ€œAnda adalah pelatih yang spesial buat saya. Semoga berhasil di mana pun Anda berada,โ€ sambung Suso. Pujian sang pemain pada pelatih 41 tahun tersebut memang cukup beralasan.

Mantan pemain Liverpool itu memang baru benar-benar mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat dilatih Gattuso pada musim lalu. Bahkan dirinya punya peran penting di balik gol-gol yang diciptakan I Rossoneri.

Musim ini saja ia diturunkan pelatih yang juga merupakan legenda hidup Milan itu sebanyak 41 pertandingan di semua ajang. Delapan gol serta sembilan assist pun lahir dari kaki dan kepalanya.

Comments
Loading...