Bagi Thailand, SEA Games 2019 Tak Lebih dari Ajang Pemanasan

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Thailand meraih hasil sangat buruk pada SEA Games 2019. Berstatus peraih medali emas pada tiga gelaran sebelumnya, tim asuhan Akira Nishino gagal lolos dari fase grup. Namun, hal itu tak diratapi para pemain. Setidaknya, itulah yang disampaikan Suphanat Mueanta dan Anon Amornlertsak.

Sikap santai para pemain Thailand tak terlepas dari target yang diusung sang pelatih. Menurut Anon Amornlertsak, timnya memang sejak awal tak terlalu berambisi menjadi yang terbaik. Menurut dia, SEA Games tak lebih dari sebuah turnamen uji coba.

Anon Amornlertsak mengatakan bahwa SEA Games 2019 tak lebih dari sekadar ajang uji coba atau pemanasan bagi timnas U-23 Thailand
zing.vn

“Kami menganggap SEA Games sebagai turnamen untuk berlatih. Itulah hal yang dikatakan pelatih kepala kepada kami. Kami memulai turnamen dengan tak menyenangkan dan akhirnya gagal lanjut (ke babak berikutnya),” kata Anon Amornlertsak seperti dikutip Football5Star.com dari Daily News Thailand.

Sebagai ajang latihan, menurut Anon Amornlertsak, SEA Games 2019 adalah tempat untuk mencari pelajaran. Dia menyebut pelajaran terpenting saat hanya imbang 2-2 dengan timnas U-23 Vietnam pada laga terakhir yang menentukan adalah soal saling dukung di antara pemain di lapangan.

Pendapat serupa dilontarkan Suphanat Mueanta. “Aku tahu terhenti pada fase grup adalah hasil mengecewakan. Namun, aku yakin kami akan belajar banyak hal dan mempersiapkan diri lebih baik untuk Piala AFC U-23 di kandang sendiri pada awal tahun depan,” ujar dia kepada Zing.vn.

Kiprah timnas U-23 Thailand pada perhelatan SEA Games 2019 dipastikan terhenti setelah hanya finis di posisi ketiga Grup B. Tim asuhan Akira Nishino hanya mampu imbang 2-2 atas Vietnam dalam laga yang seharusnya dimenangi dengan selisih lebih dari satu gol tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More