Bahaya Bila Timnas U-23 Indonesia Remehkan Brunei

Football5Star.com – Timnas U-23 Indonesia akan malah berbahaya bila meremehkan Brunei Darussalam jelang laga di Stadion Binan, Selasa (3/12) malam nanti. Sebab, meski di atas kertas unggul Brunei memiliki potensi mengejutkan.

Indonesia di atas kertas bisa menang karena Brunei sendiri sudah delapan tahun puasa kemenangan pada ajang SEA Games cabang sepak bola. Apalagi, Brunei sudah kejebolan 16 gol dalam tiga laga. Itu artinya, rata-rata mereka kebobolan 5,33 gol per pertandingannya.

Pada pertemuan terakhir di SEA Games 2001, Indonesia bahkan sukses menang sembilan gol tanpa balas. Kendati demikian, Brunei jelas tak bisa begitu saja dipandang sebelah mata. Mereka tetap punya potensi merepotkan.

Contoh saja pada pertemuan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 lalu. Indonesia saat itu menang 2-1. Tapi, Brunei nyaris menyamakan kedudukan di penghujung laga andai sepakan eksekusi penalti salah satu pemainnya tak gagal.

“Brunei tetap kami waspadai karena mereka pernah menyulitkan kami saat Kualifikasi AFC U-23 bulan Maret lalu di Vietnam. Saat itu kami hanya menang 2-1,” ungka Indra Sjafri jelang laga.

Indra Sjafri mengingatkan kepada pasukannya untuk melupakan kekalahan 1-2 dari Vietnam. Indonesia memang wajib menang besar atas Brunei. Tapi, dia harap pemainnya jangan malah terbebani saat di atas lapangan.

“Kami tentu akan bermain seperti biasa dan ingin menang melawan Brunei dengan selisih gol sebanyak mungkin. Hal ini karena penentuan lolos dari fase grup bila poin sama yakni dengan sistem selisih gol. Namun kami tidak ingin meremehkan Brunei Darussalam,” tutup dia.

Comments
Loading...