Balada Luka Jovic pada Pramusim Bersama Real Madrid

Football5Star.com, Indonesia – Ada harapan besar yang tertumpah ketika Luka Jovic didatangkan Real Madrid dari Eintracht Frankfurt pada 2 Juli silam. Torehan 27 gol sepanjang musim lalu adalah dasarnya. Namun, sang striker baru justru mejan pada pramusim yang dijalani klub barunya.

Sederet kisah menyesakkan dialami Luka Jovic, terutama pada ajang International Champions Cup (ICC) 2019. Jangankan mencetak gol, melepaskan tembakan atau sekadar menguasai bola saja jarang. Terakhir, malah cedera yang didapatkan.

Luka Jovic gagal menunjukkan kehebatannya bersama Real Madrid pada pramusim.
vesti-online.com

Pada laga pertama melawan Bayern Munich, striker asal Serbia itu baru diturunkan pelatih Zinedine Zidane pada awal babak kedua. Masuk menggantikan Karim Benzema, dia seperti hilang ditelan bumi. Menyentuh bola pun hanya sesekali.

Tiga hari kemudian, Luka Jovic diberi kesempatan tampil sebagai starter saat menghadapi Arsenal. Namun, kiprahnya justru berakhir lebih cepat. Hanya 16 menit dia berada di lapangan. Kartu merah yang didapatkan Nacho Fernandez pada menit ke-9 jadi penyebabnya.

Demi menjaga lini belakang, Zinedine Zidane memasukkan Raphael Varane saat pertandingan memasuki menit ke-16. Pemain yang dikorbankan adalah Luka Jovic.

Luka Jovic cedera saat Atletico Madrid kalah telak dari Atletico Madrid pada ICC 2019.
as.com

Menghadapi Atletico Madrid, Sabtu (27/7/2019) pagi WIB, kisah pahit kembali dialami sang striker. Turun sebagai starter, lagi-lagi dia tak bertahan di lapangan hingga jeda pertandingan. Kali ini, cedera yang memaksanya keluar dari lapangan.

Pada menit ke-25, saat menyongsong bola di kotak penalti lawan, dia terjatuh. Sial bagi pemain berumur 21 tahun itu, kaki kirinya tertimpa badan kiper Jan Oblak. Dia pun terpaksa meninggalkan lapangan saat babak pertama bersisa 15 menit.

Kisah pahit Luka Jovic sebenarnya sudah dimulai saat membela timnas U-21 Serbia pada perhelatan Piala Eropa U-21. Tak satu pun gol yang mampu dilesakkannya. Serbia pun selalu kalah. Bahkan, pada laga pamungkas fase grup melawan Denmark, dia hanya menghuni bangku cadangan.

Adakah ini tanda-tanda awal investasi 60 juta euro dari Real Madrid untuk Luka Jovic hanya akan berbuah kesia-siaan?

Comments
Loading...