Bandung Premier League, Liga Komunitas Rasa Profesional

Football5star.com, Indonesia – Salah satu kompetisi amatir yang belakangan ini tengah mencuri perhatian adalah Bandung Premier League (BPL). Turnamen yang sudah memasuki musim kedua ini menyatukan sejumlah komunitas di Jawa Barat untuk berkompetisi dalam balutan sistem professional.

Hal tersebut dikemukakan langsung oleh CEO Bandung Premier League, Doni Setiabudi, atau akrab disapa Jalu. Menurutnya, tidak sembarangan komunitas atau klub bisa ikut serta dalam kompetisi ini. Ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh para kontestan.

Ditemui tim Football5star pada Minggu (10/2) siang di Inspire Arena, Lembang, Jalu memaparkan visi dan misinya saat membentuk kompetisi ini. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berharap ini bisa memacu gairah kompetisi serupa di beberapa wilayah lain.

Bandung Premier League - Doni Setiabudi - Football5star
yohanes/f5s

“Untuk peserta yang ikut memang kami kawal ketat latar belakangnya. Intinya harus milik badan usaha yang jelas sehingga dari segi pendanaan tidak ada masalah. Untuk menghindari mundur di tengah kompetisi,” ucapnya.

Turnamen ini hanya berlangsung selama Sabtu dan Minggu. Memasuki musim kedua, Bandung Premier League sudah mulai menerapkan sistem kasta dan degradasi. Berbeda dengan musim perdananya yang hanya terdiri dari satu level kompetisi.

“Untuk Liga 2 kami adakah Sabtu, sementara Liga 1 ada di Minggu. Padahal awalnya hanya satu level. Namun, karena animo yang semakin berkembang, maka diadakanlah kasta satu dan dua,” jelasnya.

“Tujuannya memang hanya ingin menyatukan komunitas-komunitas, terutama yang ada di Bandung. Saya ingin mereka merasakan kompetisi yang walaupun terbilang amatir, tetapi regulasinya seperti professional,” katanya.

Comments
Loading...