Barcelona Dituding Melecehkan Villanovense

Barcelona berhasil memenangi laga leg kedua Putaran Keempat Copa del Rey melawan Villanovense pada Kamis (3/12). El Barca menang telak 6-1 atas tamunya tersebut. Namun, usai laga mereka menerima kecaman pedas dari Villanovense.

Pelatih Villanovense, Julio Cobos menyebut Barcelona bersikap arogan dan sombong. Cobos merasa pihaknya tidak dihormati oleh El Barca. Gara-garanya adalah tuan rumah memutuskan tetap memakai sepuluh orang pemain sesudah defender Jeremy Mathieu cedera. Padahal, jatah penggantian pemain masih tersedia dan tidak ada kartu merah yang diterima oleh El Barca.

“Hal itu mungkin adalah wujud dari ketiadaan respek kepada pihak lain. Dia mungkin punya alasan kuat tapi jika kedudukan 2-1 mungkin dia akan melakukan pergantian. Saya akan melakukan penggantian pemain kalau seperti itu,” ujar Cobos.

Mathieu terkena cedera ketika pertandingan masih tersisa sekitar sepuluh ment. Saat itu Barcelona sudah memimpin 6-1. Karena leg pertama di markas Villanovense berakhir 0-0, situasi itu membuat El Barca sudah aman ke babak selanjutnya.

Menanggapi kecaman tersebut, pelatih Barcelona, Luis Enrique mengaku tidak berniat melecehkan Villanovense. Namun, dia merasa tidak ada yang salah dengan putusannya tersebut.

“Saya tidak ingin mengambil risiko dengan Mathieu dan para pemain lain yang ada di bangku cadangan karena suhu yang dingin. Saya kira mereka tidak siap masuk ke lapangan. Saya minta maaf jika ada yang merasa terganggu, namun saya akan tetap melakukan hal serupa,” ujar Enrique.

Comments
Loading...