Barcelona Kritik Banyak Pengunjuk Rasa Dijebloskan ke Bui

Football5star.com, Indonesia – Klub LaLiga Barcelona menyampaikan pernyataan tegas terkait penangkapan sejumlah pengunjuk rasa yang menyuarakan suara politik Catalan merdeka dari Spanyol.

Dikutip dari Football5star.com dari halaman resmi Blaugrana, Selasa (15/10/2019) pihak Barcelona mengatakan bahwa penangkapan dan menjebloskan ke penjara para pengunjuk rasa bukan solusi. Menurut Barcelona, aparat hukum Spanyol wajib untuk menghormati kebebasan berekspresi dan politik.

aljazeera.com

“Dengan cara yang sama bahwa hukuman penjara preventif tidak akan membantu menyelesaikan konflik. Penjara bukanlah solusi untuk proses politik ini,” bunyi pernyataan Barcelona.

Resolusi konflik menurut Barcelona terkait suara politik warga Catalan ialah dialog politik yang sehat dengan aparat terkait. Atas dasar itu, klub meminta semua pemimpinan politik untuk memulai dialog tersebut dan mencegah aparat polisi untuk bertindak preventif.

“FC Barcelona juga menyatakan dukungan dan solidaritasnya kepada keluarga korban yang dirampas hak kebebasan berpendapatnya,”

Dikutip dari BBC, Mahkamah Agung Spanyol baru-baru ini menghukum 12 aktifis politik yang pada 2017 lalu mendeklarasikan Catalan merdeka. Para aktifis politik dijatuhi hukuman beragam mulai dari 10,5 sampai 13 tahun penjara.

Misalnya untuk mantan Wakil Presiden Catalonia Oriol Junqueras, hakim agung Spanyol menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepadanya.

Sedangkan Ketua Parlemen Catalonia, Carme Forcadell, dijatuhi vonis 11,5 tahun penjara. Lalu mantan anggota kabinet Catalonia, Joaquim Forn and Josep Rull, masing-masing diganjar hukuman 10,5 tahun penjara.

Comments
Loading...