Bartomeu Ogah Datang ke Stadion pada Final Copa Del Rey

Pemerintah Kota Madrid melarang adanya atribut berbau Catalan pada gelaran final Copa Del Rey di Stadion Vicente Calderon pada Sabtu (22/5). Larangan itu membuat Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, geram. Dia mengancam tak akan datang ke stadion pada partai final itu.

Meski laga itu akan menyajikan pertemuan Barcelona melawan Sevilla, Bartomeu ogah menyaksikannya sebagai bentuk protes tak boleh berkibarnya bendera Catalonia.

Dia kecewa dengan putusan kompetisi yang sudah melarang atribut Catalonia hadir di Vicente Calderon. Peraturan itu dipelopori oleh Gubernur Madrid, Concepcion Dancausa untuk melarang membawa serta bendera Catalonia.

“Kemungkinan besar, Presiden (Bartomeu), tak akan datang ke final. Ini sebagai bentuk protes atas kebebasan berekspresi,” kata Wakil Presiden Barcelona, Carles Vilarrubi kepada RAC1.

Akan tetapi, lanjut Villarrubi, pemain tak akan terpengaruh oleh isu ini. Tim, kata dia, akan berusaha mengakhiri musim dengan gelar ganda, Divisi Primera dan Copa Del Rey. Gelar pertama sudah diraih Lionel Messi dan kawan-kawan pada pekan lalu.

“Saya pastikan tim tak terpengaruh. Yang pasti kini, kami akan melakukan tindakan preventif ke depan mengenai laragan bendera Catalunia hadir,” tandas dia.

Barcelona sendiri sebenarnya sudah didenda oleh UEFA karena kehadiran bendera Catalonia di final Copa del Rey musim lalu. Kala itu, Barcelona sukses mengangkat trofi Copa Del Rey melalui kemenangan atas Athletic Bilbao.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More