Bastian Schweinsteiger Kritik Lini Belakang Timnas Jerman

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Jerman hanya mampu meraih hasil imbang 3-3 saat menjamu Swiss pada lanjutan UEFA Nations League A, Rabu (14/10/2020) dini hari WIB. Hal itu membuat Bastian Schweinsteiger kembali melontarkan kritik.

Jika sebelumnya menyentil soal sistem permainan yang diusung pelatih Joachim Loew, Schweinsteiger kini menyoroti lini belakang yang rapuh. Dia menilai kebobolan 7 gol dalam tiga pertandingan tidaklah wajar bagi timnas Jerman.

“Pergerakan di lini pertahanan masih jadi masalah besar. Dalam bertahan, hal pertama yang harus dipikirkan ya cara bertahan, bukan soal bergerak ke depan,” urai Bastian Schweinsteiger seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Manuel Kebobolan 2 gol dalam 26 menit awal laga timnas Jerman vs Swiss pada lanjutan Nations League.
dfb.de

Eks kapten Die Mannschaft itu menambahkan, “Kami sudah kebobolan 7 gol dalam 3 laga internasional terakhir. Enam gol di stadion ini (RheinEnergie). Kami harus memperbaiki hal itu jika ingin punya peluang di Piala Eropa.”

Secara khusus, Schweinsteiger mempersoalkan ketiadaan sosok bek tangguh dan punya jiwa kepemimpinan tinggi. “Anda harus menemukan barisan pertahanan yang meyakinkan. Anda harus menemukan seorang juru bicara. Saya merindukan seseorang yang tampil ke muda pada situasi seperti ini,” kata dia.

Schweinsteiger Apresiasi Langkah Loew

Pada pertandingan melawan Swiss, timnas Jerman tak lagi memakai pola tiga pemain belakang. Pelatih Joachim Loew mengembalikan formasi 4 pemain belakang. Lukas Klostermann, Matthias Ginter, Antonio Ruediger, dan Robin Gosens dipercaya tampil sebagai starter. Namun, hasilnya, gawang Manuel Neuer kebobolan dua gol dalam 26 menit awal.

Matthias Ginter jadi andalan di jantung pertahanan timnas Jerman saat ini.
dfb.de

Mengenai perubahan itu, Schweinsteiger memberikan apresiasi. Maklum saja, hal itu memang jadi salah satu masukan yang diberikan kepada Joachim Loew setelah Jerman hanya menang 2-1 atas Ukraina.

Menurut eks pemain Bayern Munich itu, perubahan sistem yang dilakukan Loew menunjukkan hal positif di lapangan. “Kami jadu punya satu pemain menyerang lebih banyak di lapangan. Itu membuat permainan jadi lebih menyenangkan untuk dilihat,” ucap dia.

Menyangkut kelemahan di pertahanan, kritik Schweinsteiger sesuai dengan hal yang dirasakan Manuel Neuer dan Joshua Kimmich. Namun, menurut Kimmich, itu terjadi hanya karena kurangnya jam latihan dan bermain bersama. Sudah begitu, kata dia, selama ini terlalu sering terjadi perubahan komposisi di lini belakang.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More