Bayern Munich Ingin Mark van Bommel Gantikan Hoeness

Football5Star.com, Indonesia – Mark van Bommel, eks gelandang timnas Belanda, dikabarkan masuk daftar kandidat pengganti Sebastian Hoeness sebagai pelatih Bayern Munich II. Eks kapten Bayern Munich itu memang tengah menganggur sejak didepak PSV Eindhoven pada medio Desember 2019.

Seperti dilansir Sport1, Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic dan Manajer Tim Junior Jochen Sauer saat ini tengah mencari sosok pelatih baru untuk Bayern Munich II. Ada beberapa nama yang dipertimbangkan. Salah satunya Mark van Bommel. Selain itu, ada juga Mehmet Scholl, Miroslav Klose, Holger Seitz, dan Tobias Schweinsteiger.

Van Bommel dikabarkan jadi kandidat kuat. Pasalnya, Scholl sudah tak berminat untuk kembali melatih Bayern Munich II. Sementara itu, Klose baru dipromosikan untuk jadi asisten pelatih Hansi Flick per musim depan. Adapun Schweinsteiger yang baru hengkang dari Hamburger SV mengaku belum dihubungi manajemen Die Roten.

Sebastian Hoeness memutuskan hengkang dari Bayern Munich II ke TSG 1899 Hoffenheim.
bundesliga.com

Selain Van Bommel dan nama-nama itu, ada satu nama lain yang mencuat. Dia adalah Markus Babbel yang pada Januari lalu dipecat Western Sydney Wanderers. Agen eks bek Liverpool itu, Wim Vogel, tak menutup kemungkinan kliennya mengisi pos yang ditinggalkan Hoeness.

“Karena masa lalu Markus sebagai pemain Bayern, menjadi pelatih Bayern II tentu menarik. Namun, bola harus dioperkan kepada kami terlebih dahulu. Kami pasti akan mendengarkan tawaran yang diajukan. Markus tak akan menutup kemungkinan itu,” urai Wim Vogel seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Tugas Tak Ringan

Bayern Munich harus sibuk mencari pelatih baru untuk tim kedua yang musim ini menjuarai Liga 3. Pasalnya, Sebastian Hoeness didapuk sebagai pelatih anyar TSG 1899 Hoffenheim. Sejatinya, keponakan Uli Hoeness itu masih terikat kontrak hingga 2022. Nama Van Bommel dan Scholl pun naik ke permukaan.

Kwasi Okyere Wriedt jadi top skorer sekaligus pemain terbaik Liga 3 2019-20.
dfb.de

Manajemen Bayern, dalam ini Salihamidzic, diyakini akan memprioritaskan eks pemain Die Roten untuk jadi penerus Sebastian Hoeness. Itulah yang dilakukan tahun lalu dengan mendatangkan Martin Demichelis sebagai pelatih tim U-19. Tak heran bila sekarang Van Bommel jadi kandidat favorit.

Andai nanti Van Bommel betul-betul didapuk sebagai pengganti Hoeness, tugasyang dihadapinya tidaklah ringan. Ekspektasi akan sangat tinggi karena kesuksesan juara pada musim ini. Dia setidaknya diharapkan dapat membawa Chris Richards cs. mempertahankan gelar.

Masalahnya, perubahan besar harus dilakukan. Salah satu yang terberat, Van Bommel harus menemukan pengganti Kwasi Okyere Wriedt. Striker asal Kamerun yang jadi pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik Liga 3 itu memutuskan hengkang. Begitu pula Derrick Koehn, bek kiri yang membuat 8 assist sepanjang musim.

Di samping itu, Mark van Bommel atau siapa pun yang jadi pelatih baru Bayern Munich II harus mampu meningkatkan kemampuan individual para pemain. Pasalnya, seiring jadwal sangat padat, para pemain ini kemungkinan diperlukan oleh tim asuhan Hansi Flick.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More