Bayern Tersingkir Bukan Gara-Gara Mueller

Ada satu penalti yang didapat Bayern Munich di laga kontra Atletico Madrid namun gagal dieksekusi oleh Thomas Mueller. Meski demikian, Pep Guardiola selaku pelatih Die Roten menolak Mueller dijadikan kambing hitam atas kegagalan timnya ke final.

Pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (4/5/2016) dinihari WIB tadi, Bayern sudah unggul di pertengahan babak pertama lewat free kick Xabi Alonso. Agregat pun sama kuat 1-1.

Menjelang akhir babak pertama, Bayern mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Jose Gimenez kepada Javi Martinez. Penalti itu bisa membawa Bayern unggul 2-0 dan membuat mereka memimpin dalam agregat.

Tapi, Mueller yang bertugas sebagai eksekutor gagal menunaikan tugas dengan baik karena sepakannya berhasil dibaca Jan Oblak. Skor tetap 1-0 dan di babak kedua Antoine Griezmann menjebol jala Manuel Neuer yang membuat skor jadi 1-1.

Hingga akhir pertandingan, Bayern cuma bisa menambah satu gol lewat Robert Lewandoski. Menang 2-1, Bayern akhirnya tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang 2-2 dengan Atletico.

Ini untuk ketiga kalinya Bayern harus terhenti di semifinal dan lagi-lagi dari tim asal Spanyol. Guardiola pun kembali gigit jari karena gagal mempersembahkan trofi Liga Champions.

Mueller jelas saja dianggap sebagai kambing hitam atas kegagalannya mengeksekusi penalti. Namun, Guardiola tak setuju dengan itu.

“Kami kalah bukan karena Thomas Mueller gagal penalti, bukan. Kami hampir melakukan segalanya dengan benar. Kali ini kami melancarkan 30 tembakan dan tersingkir,” ujar Guardiola di Football Espana.

Comments
Loading...