Beckenbauer: Kehilangan Anak Sangatlah Sulit Dihadapi

Football5star.com, Indonesia – Tiga tahun berlalu sejak Stephan Beckenbauer meninggal dunia karena tumor otak. Selama itu pula, Franz Beckenbauer tak pernah mengungkapkan perasaannya. Namun, kepada Bunte, dia akhirnya menyatakan hal tersebut. Dia mengakui kehilangan anak adalah sesuatu yang sangat berat.

Stephan adalah anak Beckenbauer dari istri pertamanya, Brigitte Wittmann. Dia merupakan anak ketiga Der Kaiser dan satu-satunya yang mengikuti jejak sebagai pesepak bola walaupun tak melesat. Stephan kemudian dikenal sebagai pelatih tim junior Bayern Munich yang antara lain mengorbitkan Philipp Lahm dan Bastian Schweinsteiger.

Franz Beckenbauer bersama Stephan yang kala itu menjadi pelatih tim junior Bayern Munich.
derwesten.de

“Saya pada awalnya tak tahu apakah ini bisa diatasi. Saya selalu yakin apa pun bisa diatasi,” kata Beckenbauer kepada Bunte seperti dikutip Football5Star.com dari TZ Muenchen. “Begitulah kehidupan. Itu terjadi begitu saja dan bukan hanya kepada saya. Pada banyak keluarga di seluruh dunia, hal yang persis sama juga terjadi. Begitulah…”

Beckenbeuer mengaku kini kian menghargai arti berkeluarga. Terutama ketika dia dikaruniai anak lagi dari Heidi Burmester yang dinikahinya pada 2005. Dari Heidi, dia mendapatkan dua anak, yakni Joel Maximilian dan Francesca Antonie.

“Sungguh menyenangkan bisa kembali menjadi ayah pada umur yang sudah lanjut. Saat itulah saya benar-benar mengerti arti memiliki keluarga. Saya dulu punya tiga anak pada musur 23 tahun. Saat itu, saya tak memahami apa artinya memiliki keluarga,” terang legenda timnas Jerman dan bayern tersebut.

Pada masa tuanya saat ini, Beckenbauer kian jarang muncul di muka publik. Selain dirundung kasus korupsi terkait pemilihan Jerman sebagai tuan rumah Piala Dunia 2006, kesehatannya pun menurun. Pada 2016, dia harus menjalani operasi jantung.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More