Begini Awal Cerita Hamka Hamzah Setiap Bantu Serangan Selalu Mengerikan

Football5Star.comHamka Hamzah bercerita soal aksinya yang selalu membantu serangan dan acap mengerikan. Ternyata, dia sudah terlatih untuk menyerang saat masih berguru di Sekolah Sepak Bola (SSB).

Hamka memang salah satu bek yang hobi dalam urusan mencetak gol. Bahkan, sejak era Liga 1 dia suda mencatatkan total 16 gol dan tiga assist untuk timnya masing-masing. Paling produktif saat dia membela Arema FC dengan mencetak tujuh gol dan satu assist.

Bek yang kini memperkuat Persita Tangerang itu buka suara terkait penampilannya yang acap maju ke depan. Hal ini nyatanya sudah dilatih oleh Hamka sejak kecil.

“Ketika usia muda di SSB, anak kecil kan sukanya lari, jadi saya posisinya sayap, seperti Riko (Simanjuntak). Kalau di belakang jaga orang, malas, waktu kecil. Jadi selama 3 tahun di posisi itu,” ungkap Hamka Hamzah dalam kanal Youtube pribadinya.

Hamka Hamzah - Persita Tangerang - @persita.official
instagram.com/persita.official

“Ketika masuk PSM Junior dipindah ke belakang. Tapi bakat dari kecil tak bisa hilang, jadi pengalaman tiga tahun itu saya terus bawa di profesional, jadi kadang saat pemain bertahan terlalu banyak, pelatih bilang hamka naik, akhirnya terbiasa,” sambung dia.

Lalu, ada satu pernyataan sosok yang sampai saat ini mengubah gaya mainnya, yakni Ronny Pattinasarani. Saat itu dia sempat dimarahi ketika sering naik tapi dibela oleh Ronny.

“Akhirnya dikuatkan lagi Almarhum Ronny Patinasarani, di Timnas U-20, dimarahin sama Om Bambamg ketika naik, dibela lah sama om Ronny, pemain belakang modern ya seperti ini, jadi jangan dihilangkan. Akhirnya semenjak di Persebaya, Persik, Persija, saya sering naik turun,” papar dia.

“Tapi sekarang kalau disuruh naik, ya susah turun hahaha. Kalau untuk sundulan, Bambang Pamungkas, dia kasih teknis. Kalau untuk sliding, saya belajar ke Yeyen Tumena, dia bekas Italia sliding-nya juga bagus, ketenangan Coach Bejo,” tutup Hamka Hamzah.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More