Begini Kondisi Pemain Brasil yang Ingin Dinaturaliasi PSSI Era Nurdin Halid

Football5star.com, Indonesia – Isu naturalisasi pemain asing kembali jadi perhatian sepak bola Indonesia. Kedatangan lima pemain muda Brasil di tiga klub Liga 1 2020 disebut jadi bagian program PSSI menyongsong Piala Dunia U-20 2021. Kelima pemain tersebut dikabarkan akan dinaturalisasi untuk memperkuat timnas di Piala Dunia U-20.

Belakangan kabar ini ditentang oleh direktur teknik PSSI, Indra Sjafri. Terkait naturalisasi pemain Brasil bukanlah yang pertama berhembus di sepak bola Indonesia. PSSI di era kepemimpinan Nurdin Halid pada 2006 juga pernah melakukan kebijakan serupa.

Terdapat lima pemain Brasil yakni Carlos Pablo de Aguair, Morillo Avante de Luzia, Fabricio Mota, Tomaz da Silva, I Thamar Rangel yang datang ke Indonesia dan akan dinaturalisasi oleh PSSI. Pemain di era 2006 ini pun mirip dengan lima pemain muda Brasil yang saat ini dirumorkan akan dinaturalisasi.

medcom

Mereka bukan pemain dengan latar belakang yang jelas, soal skill dan kemampuannya pun masih jadi pertanyaan. Satu pemain Brasil yang saat ini tengah berlatih di Persija, Maike Henrique Irine De Lima diketahui pada tahun lalu haya membela klub kecil Brasil yang sangat asing terdengar, A.A.E.C. Guarulhos.

Satu kesamaan dari pemain Brasil saat ini dan era 2006 adalah keinginan mereka ingin membawa Indonesia ke Piala Dunia. “Mereka mau bawa Indonesia juara piala Dunia,” ucap Fernando Andres, penerjemah pemain Brasil di era 2006 seperti dikutip dari Harian Bola terbitan 21 November 2006.

Pernyataan senada juga diungkap pemain Brasil yang saat ini bergabung ke Arema, Hugo Grillo.

“Saya pikir ini peluang yang bagus untuk bisa bermain di Piala Dunia (U-20). Kami ingin melakukan yang terbaik untuk Indonesia. Kami ingin membantu mewujudkan mimpi masyarakat Indonesia untuk memenangkan Piala Dunia,” ucap Grillo.

Nasib pemain Brasil era Nurdin Halid

Pada perjalanannya kelima pemain Brasil di era 2006 urung membela timnas Indonesia. Nasib mereka pun tak jelas. Satu pemain bernama Carlos Pablo de Aguiar sempat diketahui sempat membela PSIM Yogyakarta.

Namun di 2008, namanya masuk dalam daftar hitam pemain di Liga Indonesia. Nama Aguiar masuk dalam daftar hitam pemain asing yang dikeluarkan oleh PSSI yang masih dipimpin oleh Nurdin Halid.

Aguiar berada di daftar kategori 1 daftar hitam pemain asing d Liga Indonesia. Artinya ia sama sekali tidak memenuhi syarat untuk bisa bermain di Indoensia karena tidak pernah bermain di kompetisi utama.

Sedangkan untuk nama Itamar Rangel diketahui masih aktif bermain sepak bola. Di 2011, namanya tercatat membela klub kecil Brasil, Náutico namun setelah itu ia dilepas dan sampai saat ini masih bermain di klub-klub amatir di Brasil.

Setelah tak jadi membela timnas Indonesia, Rangel diketahui bermain di Liga Singapura bersama Balestier Khalsa FC. Di klub ini, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut bermain sebanyak 11 kali dan mencetak 2 gol.

Untuk ketiga pemain lainnya, Morillo Avante de Luzia, Fabricio Mota, Tomaz da Silva, mereka tak jelas nasibnya, apakah masih aktif bermain sepak bola atau tidak. Menarik ditunggu, apakah lima pemain Brasil yang saat ini juga ramai diperbincangkan akan bernasib sama.

NaturalisasiNurdin HalidPSSITimnas Indonesia