Begini Kronologi Kejadian Pelemparan Bus Persib

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung mengalami kejadian naas usai mereka bertanding melawan PS TIRA Persikabo, Sabtu malam (14/9/2019). Bus Persib terkena pelemparan batu.

Hal itu terjadi pada saat setelah mereka bertolak dari Stadion Pakansari usai pertandingan. Menurut pengakuan manajer Persib, Umuh Muchtar, para pelaku telah melakukan segala cara untuk mencelakai timnya.

“Saya tidak menduga, tapi terus terang saja saya juga salut lihat kapolres sampai di depan bus sampai keluar dan dia sendiri pakai motor, sudah habis-habisan di dalam kita diamankan,” kata Umuh, dikutip Football5Star.com dari laman Vikingpersib.

“Tapi ini tidak menduga sama kejadian ini, namanya penjahat dengan segala cara. Cuma saya menyayangkan sama panpel, harusnya panpel yang lebih aktif,” keluhnya.

Dirinya pun menceritakan kronologi dari kejadian naas tersebut. Umuh yang pada saat itu berada di kursi depan bus mengaku kejadian pelemparan itu membuat para pemain dan ofisial tim panik.

“Saat kejadian saya di depan di kursi depan di sebelah kiri pelatih (Robert Alberts). Saat itu tiba-tiba, tadi mobil sempat berhenti saya bilang maju-maju terus, tadinya saya pikir dari belakang ada pengamanan juga rupanya tidak ada,” ungkap Umuh lagi.

“Hanya dari depan pengamanan tapi terus saja maju, jadi saya bilang terus maju saja. Kalau kita berhenti takutnya makin parah, ada yang di atas juga yang melempar,” jelasnya.

Saat akan pulang menuju hotel, Umuh mengaku pihak keamanan dari kepolisian sempat menawarkan kendaraan taktis atau barakuda saat terjadi ricuh suporter di dalam Stadion Pakansari usai laga.

“Iya dari kepolisian juga sempat menawarkan, karena kami lama di dalam stadion. Tapi saya bilang tidak, saya yakin tidak akan ada masalah karena Bogor sama Bandung itu aman, tunggu saja sampai reda waktu di stadion. Saya tidak menyalahkan dari kepolisian,” kata Umuh.

Comments
Loading...