Belajar Bisnis Sepak Bola di Johan Cruyff Institute

Football5star.com, Indonesia – Sebagai olahraga terpopuler di dunia, sepak bola kini sudah menjadi bagian dari ilmu pengetahuan. Sepak bola tidak hanya untuk ditonton namun juga dipelajari secara lebih luas seperti yang dilakukan Johan Cruyff Institute.

Johan Cruyff Institute merupakan lembaga pendidikan yang dikhususkan untuk mempelajari manajemen olahraga khususnya sepak bola. Dari namanya kita sudah bisa menebak lembaga pendidikan ini didirikan oleh legenda Belanda dan Barcelona, Johan Cruyff.

Dibentuknya lembaga pendidikan ini menurut Cruyff untuk mencetak generasi olahraga dan sepak bola yang lebih profesional dan tentu saja berorientasi pada bisnis.

“Hasratnya ialah menjadikan olahraga dan sepak bola tidaklah sekedar pertandingan saja namun bisa membuat para atlet, dan orang kebanyakan menjadi lebih profesional dalam konteks displin ilmu,” kata Cruyff seperti dikutip football5star.com dari johancruyffinstitute.

Belajar bisnis olahraga

Lembaga pendidikan ini berlokasi di Carrer de Pomaret, Barcelona, Spanyol dan memiliki 9000 peserta didik yang berasal dari seluruh dunia.

Johan Cruyff - Legenda Timnas Belanda - Football5star
johancruyffinstitute.com

Ada empat jurusan yang diajarkan lembaga pendidikan ini yakni manajemen olahraga, pemasaran olahraga, pensponsoran, pelatihan dan bisnis sepak bola.

Khusus untuk bisnis sepak bola, Johan Cruyff Institute bekerjasama dengan FC Barcelona dan timnas Argentina menjadikan peserta didik menjadi master di bisnis sepak bola.

Durasi pendidikan untuk bisa mendapat gelar master in football business di tempat di hanya 10 bulan. Bagi yang berminat, program ajaran baru ini baru akan dibuka pada 16 September 2019 mendatang dan berakhir pada Juni 2020.

Mau tahu berapa harga yang dikeluarkan untuk mendapat gelar master di lembaga pendidikan ini? Cuma 18 ribu euro atau setara Rp 200 juta.

Harganya memang cukup mengerutkan dahi akan tetapi ilmu yang didapat sangat berguna. Peserta didik akan mendapat pembelajaran mulai dari keuangan di sepak bola, mengurus suporter, sosiologi sepak bola serta ilmu sepak bola lainnya yang sangat jarang diketahui.

Untuk urusan pengajar di tempat ini pun berlatarbelakang orang-orang yang sangat berkompeten, seperti Oliver Seitz, ia adalah orang konsultan bisnis FA, dan pemegang gelar PhD ilmu bisnis sepak bola dari Universiy of Liverpoool.

Ada juga Pierre Maes, jurnalis senior sepak bola asal Prancis yang jadi editor in chief di Canal +.

Comments
Loading...