Belanda Ditekuk Meksiko, Frank de Boer Lanjutkan Satu Tradisi Buruk

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Belanda secara mengejutkan kalah 0-1 dalam laga melawan timnas Meksiko, Kamis (8/10/2020) dini hari WIB. Penalti Raul Jimenez pada menit ke-60 jadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga debut Frank de Boer sebagai pelatih Oranje tersebut.

Bagi timnas Belanda, itu jadi kekalahan kedua secara beruntun. Sebelumnya, tepat sebulan silam, Oranje juga takluk 0-1 dari timnas Italia pada ajang Nations League. Pertandingan tersebut jadi yang terakhir bagi Dwight Lodeweges sebagai pelatih caretaker setelah Ronald Koeman memutuskan bergabung dengan Barcelona.

Kekalahan 0-1 dari Meksiko tentu saja membuat De Boer kecewa. “Tentu saja hasil seperti itu selalu tak menyenangkan meskipun ini hanyalah laga persahabatan dan kami tak bermain dengan tim terbaik,” kata dia selepas laga seperti dikutip Football5Star.com dari Niederlandse Omroep Stichting.

Penalti Raul Jimenez membuat Frank de Boer harus menelan pil pahit pada debutnya sebagai pelatih timnas Belanda.
en24.news

De Boer berdalih, timnas Belanda tak dapat turun dengan para pemain inti karena laga lawan Meksiko bukanlah prioritas. Dia menyebut duel melawan Bosnia & Herzegovina dan Italia pada ajang Nations League lebih penting. “Semuanya tentang dua duel itu. Namun, tentu saja saya tak merasa enak karena ingin menang pada hari ini,” ujar dia.

De Boer Selalu Kalah pada Laga Debut

Frank de Boer boleh jadi makin tak enak hati karena kekalahan timnas Belanda dari Meksiko membuat dirinya melanjutkan satu tradisi buruk. Untuk kali keempat, dia memulai kiprah sebagai pelatih di sebuah tim dengan kekalahan.

Sebelum ini, De Boer juga selalu menelan kekalahan pada debut bersama Inter Milan, Crystal Palace, dan Atalanta United. Bersama Inter, De Boer kalah 0-2 dari ChievoVerona pada giornata pertama Serie A musim 2016-17. Valter Birsa dua kali menaklukkan Samir Handanovic pada laga itu.

Inter Milan kalah 0-2 dari ChievoVerona pada debut Frank de Boer.
tuttomercatoweb.com

Musim berikutnya, Frank de Boer menjalani debut bersama Crystal Palace pada ajang Premier League menjamu Huddersfield Town. Hasilnya, dia lagi-lagi harus menelan pil pahit. The Eagles kalah 0-3. Gol bunuh diri Joel Ward membuka keunggulan tim tamu. Kemudian, Steve Mounie membuat brace yang menjadikan skor 3-0 untuk Huddersfield.

Debut kelam kembali dialami De Boer bersama Atalanta United. Menjalani leg I babak 16-esar Liga Champions CONCACAF, tim asuhannya kalah 1-3 di kandang Herediano. Tiga gol lawan dicetak oleh Jose Guillermo Ortiz, Randall Azofeifa, dan Esteban Granados. Sementara itu, gol balasan Atalanta dijaringkan Julian Gressel.

Catatan debut buruk itu terbilang mengejutkan. Pasalnya, saat menangani tim U-19 dan tim senior AFC Ajax, Frank de Boer selalu memulai dengan kemenangan. Dia membawa tim U-19 Ajax menang 4-0 atas Sparta, lalu bersama tim senior menghajar AC Milan di San Siro dengan skor 2-0.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More